Korban Tewas Laka Maut Bus ALS di Muratara Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

MURATARA Buser24jam.com – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kembali bertambah.

Satu korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit Muratara, Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar dan cedera serius yang dialaminya.

Dengan bertambahnya satu korban tersebut, total korban meninggal dunia dalam tragedi nahas yang terjadi pada Rabu (06/05/2026) itu menjadi 17 orang.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kasat Lantas AKP M A Karim membenarkan kabar duka tersebut saat dikonfirmasi awak media, Jumat (08/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Ya, benar, korban meninggal bertambah satu orang,” ujar AKP Karim.

Ia menjelaskan, korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.55 WIB saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Benturan keras antara Bus ALS dan truk tangki BBM menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah hingga terbakar.

Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Hingga saat ini, Tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi 10 korban meninggal dunia, yakni:

Aryanto (49), sopir truk tangki asal Lubuk Linggau

Martono (48), penumpang truk tangki asal Muratara

Alif (44), sopir Bus ALS asal Jawa Tengah

Saf (50), kenek Bus ALS asal Medan

Maleh (42), kru Bus ALS asal Medan

Relodo, penumpang Bus ALS

Zulkifli, penumpang Bus ALS

Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS

Rani, penumpang Bus ALS

Bela, penumpang Bus ALS

Sementara itu, enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan oleh Tim DVI Polri.

Adapun korban selamat dalam insiden tersebut yakni Jumiatun (35) warga Pati, Ngadiono (44) warga Pati, serta M Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau.

Tiga korban selamat mengalami luka bakar serius dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit, sedangkan M Fadli hanya mengalami luka ringan.

Direktur RSUD Rupit, dr. Ladonna Sianturi, mengatakan hingga kini pihak keluarga masih berkoordinasi terkait pemulangan jenazah korban.

“Belum diketahui jenazah akan dibawa ke mana,” ujarnya. (Mang Rif).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *