Dairi-Sumut buser24jam.com
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Silima Pungga Pungga Kecamatan Silima Pungga Pungga Kabupaten Dairi diduga melanggar Permendikbud No. 75 Tahun 2016. Pasalnya di setiap Sekolah milik Pemerintah, para Kepala Sekolah mengutip Uang SPP dengan berdalih atas kesepakatan dengan komite Sekolah, padahal kuat dugaan ada kerjasama yang baik karena pengutipan itu diketahui serta disetujui oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Silima Pungga Pungga Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara.
Mengingat himbauan Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution melarang melakukan kutipan SPP ( semua gratis) serta mengingat Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 Pasal 10 ayat (2) menyebutkan komite Sekolah diperbolehkan melakukan Penggalangan Dana dan Sumber Daya Pendidikan lainnya berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan.
Bantuan dan/atau sumbangan memiliki arti berupa pemberian sesuatu berupa uang, barang maupun waktu dan sifatnya tidak dipatok, temporer, sukarela dan fakultatif.
Sementara pungutan berupa Uang SPP memiliki pengertian jumlah yang sama, hasil musyawarah, dipatok, rutinitas dan semuanya wajib mengikuti dan menaati serta memiliki sanksi tertentu.
Oleh sebab itu, menurut Keterangan salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya di media ini mengatakan, pungutan SPP yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri I Silima pungga pungga berinisial (HS) terhadap 827 siswa-siswinya, bahkan Siswa yang masuk kategori anak Tidak mampu / jalur Afirmasi tetap dipungut SPP Rp 60.000/ bulan/ Siswa, bagaimana hasil musyawarah antara Komite Sekolah dengan Kepala Sekolah, apakah Pungutan tersebut diperuntukkan menutupi biaya honor guru yang bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK atau Honor GTT?.
Pada hal dalam Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Dana Bos Tahun Anggaran 2024 yang di laporkan ke kementrian Pendidikan secara online oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Silima pungga pungga (HS) sebesar Rp 287.960.000 di tahun 2024 .
Jadi kita menduga uang kutipan SPP dengan nominal Rp 60.000/ siswa diduga menjadi sarat korupsi oknum Kepala Sekolah .
Saat Awak media konfirmasi Via Aplikasi WhatsApp terhadap Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Silima pungga pungga berinisial (HS) di no 08136414XXXX untuk menyajikan berita berimbang perihal diatas,tapi sungguh disayangkan Kepala Sekolah SMA N I Silima pungga pungga tidak mau menjawab.
Kepala sekolah SMA N I Silima Pungga Pungga (HS) Jelas melanggar Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Dasar hal tersebut Kami dari Media buser24jam.com beserta wali murid meminta kepada APH ( Aparat Penegak Hukum) untuk menindak lanjuti Laporan Informasi ini sebagai dasar untuk melengkapi data data dan petunjuk lainnya, terkait dugaan Penyelewengan Dana BOS dan Kutipan SPP SMA Negeri 1 Silima Pungga Pungga Kabupaten Dairi Tahun 2023-2024-2025.
Bersambung,,,,,,,
(Redaksi)


















Komentar