PANGKALPINANG, BUSER24JAM – Cuaca ekstrim beberapa hari terakhir berdampak pada stok ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai (P3) Sungai Baturusa, Pangkalpinang. Banyak kapal nelayan memilih tidak melaut karena gelombang tinggi dan angin kencang.
Akibatnya, pasokan ikan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menjadi sepi. Kondisi ini memicu kenaikan harga ikan di pasar tradisional Kota Pangkalpinang.
Berdasarkan data pemantauan di Pasar Pagi dan Pasar Besar Pangkalpinang per 12 Juni 2026, beberapa harga ikan konsumsi terpantau sebagai berikut:
Harga Ikan di Pasar Pangkalpinang /kg:
1. Ikan Tongkol: Rp28.000 – Rp32.000
2. Ikan Ciu: Rp24.000 – Rp27.000
3. Ikan Kembung: Rp52.500
4. Ikan Bandeng: Rp26.500
5. Ikan Pari Kekeh: Rp25.000 – Rp30.000
Kepala UPTD P3 Sungai Baturusa, Hasan Basri Siregar mengatakan, kondisi cuaca menjadi faktor utama berkurangnya hasil tangkapan nelayan.
“Semua ini jadi pengaruh ke harga ikan di pasar. Lapak TPI sepi karena sedikit kapal yang dapat hasil,” kata Hasan Basri Siregar, dikonfirmasi.12/7/2026
Hal senada disampaikan nelayan Andi. Ia mengaku memilih bertahan di pelabuhan.
“Daripada habis BBM di laut tapi tidak dapat hasil, lebih baik kami menunggu angin tenang,” ujarnya.
BMKG mencatat saat ini perairan Bangka-Belitung dilanda angin musim Tenggara dengan kecepatan 15-20 knots dan gelombang 1,2 – 1,5 meter kategori sedang. (rd)


















Komentar