![]()
PANGKALPINANG, http://Buser24jam.com. General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Pangkal Balam sampaikan kesiapan Pelabuhan Belinyu sebagai jalur distribusi barang ke Pulau Bangka. Pernyataan ini disampaikan menyikapi rencana rapat koordinasi KSOP Kelas IV Pangkal Balam pada 18 Juni 2026 lalu.
“Pelabuhan Belinyu yang kami kelola saat ini berstatus Pelabuhan Pengumpul sesuai Kepmenhub No KP 432/2017. Secara Data Fasilitas Pelabuhan, memiliki Dermaga I sepanjang 101 meter x 15 meter dan Dermaga II 87 meter. Kedalaman kolam 6 meter LWS memungkinkan kapal curah cair hingga 7.000 DWT dan kapal cargo hingga 750 DWT sandar dengan aman,” pernyataan ini pernah disampaikan General Manager PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam, A. Yoga Suryadarma,GM Pelindo II Pangkalbalam, beberapa masa waktu lalu.
GM menjelaskan, Pelabuhan Belinyu rutin melayani komoditas curah cair dan cargo umum. Untuk penumpang, pelabuhan ini juga disinggahi kapal KM Bukit Raya dan kapal Printis KM Banawa Nusantara milik PELNI dengan kapasitas 500 DWT.
“Sebagai bagian dari area pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam, kami siap mendukung arahan Gubernur dan KSOP untuk mengoptimalkan Belinyu. Tujuannya jelas: memperlancar bongkar muat dan distribusi sembako agar sampai ke warga Babel tepat waktu dan harga tetap stabil,” tambahnya.
Pelindo, lanjut GM, fokus pada 3 hal pasca rapat: pemeliharaan alur, kesiapan dermaga, dan koordinasi dengan operator kapal. Pihaknya juga menyambut baik rencana Pemprov Babel membangun pelabuhan ekspor internasional di Tanjung Putat.
“Optimasi Pelabuhan Belinyu tahap awal ini jadi fondasi kuat. Kalau berjalan baik, ini langkah nyata Pelindo mendukung ketahanan pangan dan ekonomi daerah,” tutupnya. ( fr)
