Sergius Dilantik Jadi Pj Kades Sioban, Sampah hingga Asrama SMA Jadi Perhatian

MENTAWAI – Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Samaloisa melantik Sergius sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, Ketua DPRD Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, Kepala Dinas DPMDP2KP, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Rinto meminta Pj Kepala Desa Sioban memberi perhatian terhadap persoalan sampah dan ketertiban lingkungan. Hal itu dinilai penting karena Sioban menjadi salah satu wilayah yang dilalui wisatawan, termasuk wisatawan asing yang hendak menuju kawasan wisata Katiet.

“Tugas utama Pj Kepala desa yaitu penanganan sampah dan menjaga ketertiban karena ini pelintasan warga Asing yang akan ke Katiet,”  ungkapnya.

Usai pelantikan, Sergius menyatakan penanganan sampah sebagaimana arahan Bupati akan menjadi salah satu perhatian pemerintah desa. Selain itu, ia menyampaikan sejumlah program dan kebutuhan pembangunan yang akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Beberapa di antaranya adalah pembangunan jalan kecamatan, upaya mengaktifkan kembali Dermaga Sioban, serta rencana pembangunan asrama SMA untuk mendukung kebutuhan pelajar di wilayah Kecamatan Sipora Selatan.

Khusus pembangunan asrama SMA, Sergius mengatakan rencana tersebut bukan hanya menjadi perhatian Desa Sioban. Menurutnya, tujuh desa yang berada di wilayah Kecamatan Sipora Selatan telah sepakat untuk bersama-sama dan bahu-membahu mewujudkan pembangunan asrama tersebut.

“Sebenarnya kita sudah genap program, tinggal melanjutkan lagi. Lokasi pembuangan sampah sudah ada hibah tanahnya.  pembangunan asrama SMA, kami ada tujuh desa setuju dan komitmen termasuk untuk bersama mengajukan proposal karena anak-anak asrama SMA ini adalah anak-anak ketujuh desa itu”

Keberadaan asrama tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pelajar yang berasal dari desa-desa dengan jarak cukup jauh dari sekolah. Namun, pelaksanaan rencana tersebut masih membutuhkan koordinasi lebih lanjut, termasuk terkait lokasi, pembiayaan, perencanaan, serta dukungan dari pemerintah daerah.

Sementara terkait Dermaga Sioban, Sergius menyebut pengaktifan kembali fasilitas tersebut juga menjadi salah satu hal yang akan diperjuangkan. Dermaga dinilai memiliki peran dalam menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas transportasi di wilayah Sioban dan sekitarnya.

“Kita akan bicarakan dengan gubernur karena ini janji politik beliau yaitu mengaktifkan kembali dermaga Sioban karena ini sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” bebernya.

Setelah dilantik, Sergius akan menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Desa Sioban sekaligus membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti program dan kebutuhan pembangunan desa.

Pelantikan Pj Kepala Desa Sioban tersebut sekaligus menjadi awal pelaksanaan sejumlah agenda yang disampaikan pemerintah desa, mulai dari penanganan sampah dan ketertiban lingkungan hingga upaya mendorong pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *