Bangka Selatan–Buser24jam.com. Amblasnya jembatan `Movable Bridge / MB` Pelabuhan Penyeberangan Sadai pada 22 Juni 2026 lalu tidak hanya melumpuhkan kapal. Namun Yang juga ikut terdampak adalah masyarakat pesisir Bangka Selatan dan Belitung. Forum Aspirasi Nelayan Pesisir / FANS wilayah selatan menilai, kerusakan ini adalah bukti lemahnya perawatan infrastruktur vital. Akibatnya, rantai logistik ke Belitung terganggu, harga kebutuhan pokok berpotensi naik.
“Kami tegaskan: FANS bukan mengurusi kapal niaga, tapi saat MB Pelabuhan Sadai amblas, berdampak masyarakat pesisir,” tegas Ketua Tim Investigasi-selatan, Eduar.5/7/2026.
Untuk itu, FANS mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjawab 4 pertanyaan kritis kami secara terbuka dan tertulis:
Tuntutan Kritis Fans Kepada Pemkab Bangka selatan
Soal Perawatan dan Pengawasan Pelabuhan Penyeberangan Sadai :
1. Data perawatan berkala MB Sadai 2 tahun terakhir mana? Kapan terakhir dilakukan uji laik fungsi? Jangan-jangan baru dicek saat sudah amblas.
2. Soal SOP Darurat dan Keselamatan:
Bagaimana SOP Pemkab saat infrastruktur kritis rusak? Mengapa uji coba di Dermaga Umum Sadai 25 Juni 2026 baru dilakukan 3 hari kemudian.
2. Soal Dampak Ekonomi Masyarakat Pesisir:
Langkah konkret apa untuk jamin harga logistik tidak melonjak selama pengalihan ke Pangkalbalam?
3. Soal Anggaran dan Kepastian Waktu:
Berapa anggaran perbaikan MB Sadai? Dari APBD Basel atau pusat? Kapan pasti selesai? Jangan kasih janji, kasih tanggal.
4. Soal Pencegahan Kejadian Ulang:
Komitmen Pemkab apa agar tidak ada lagi istilah “rusak baru heboh”? Akan ada anggaran perawatan rutin dan tim pengawas independen?
“Kami dari FANS bersama tim, redaksi media Buser24jam dan media Lainnya akan terus menggali informasi dan menjadi corong pengawas. Jangan sampai pelabuhan rusak, masyarakat Pesisir yang dikorbankan,” Eduar.
Diketahui, pasca MB Sadai amblas, layanan KMP Menumbing dialihkan sementara ke Pelabuhan Pangkalbalam sejak 30 Juni 2026.dan pada Jumaat Dini Hari sandar dermaga Penumpang Pelabuhan Pangkalbalam Pengalihan ini menambah waktu tempuh dan biaya logistic.
Eduar menambahkan Senin ini kami akan layakkan surat resmi kepada Pemwrintah daerah dan DPRD Kabupaten Bangka selatan, tegasnya.(Ade)
Ketua Tim Investigasi FANS- Selatan
EDUAR























Komentar