PANGKALPINANG, BUSER24JAM – Setelah 2 kali naik ke publik dan mendapat dukungan luas, isu kerusakan P3 Sungai Baturusa kembali disuarakan Forum Aspirasi Nelayan Pesisir / FANP – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia /HNSI DPC Pangkalpinang.
Ketua Umum FANS, Firdaus, mengatakan pihaknya paham betul KKP memiliki anggaran untuk pelabuhan. Mulai dari program Sarana Prasarana, DAK Fisik, hingga Revitalisasi Pelabuhan.
“Status P3 Sungai Baturusa ini sudah UPT. Artinya harusnya masuk daftar prioritas nasional,” ujar Firdaus.
Ia menyoroti kondisi ironis di lokasi. Berdiri megah Kantor KKP, SPBN, TPI, dan ruko. Namun fasilitas utama untuk nelayan justru memprihatinkan.
“Dermaganya rusak berat. Kolamnya dangkal. Kami bersama HNSI Kota sudah siapkan surat ke KKP. Ke DKP Provinsi dan Pemkot juga kami minta segera usulkan ke DAK Fisik 2027,” jelasnya.
“Ini memalukan. Masa ada UPT dan kantor vertikal, tapi nelayan masih sandar di lumpur. Ini soal wibawa pelabuhan perikanan di Pangkalpinang,” tutup Firdaus.7/7/2026 (Red)





















Komentar