![]()
MENTAWAI — buser24jam.com| Pembangunan Jembatan Rangka Ailogat Taileleu Tahun Anggaran 2026 disambut antusias masyarakat. Jembatan yang menghubungkan Desa Taileleu dengan Desa Sagulubegg tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan memperlancar aktivitas antardesa.
Masyarakat mengapresiasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai atas terlaksananya pembangunan tersebut. Kehadiran jembatan ini membawa harapan bagi warga untuk memiliki akses penghubung yang lebih baik dalam menunjang kegiatan sehari-hari.

Pekerjaan senilai Rp4.311.815.000 itu dilaksanakan oleh CV. Gunner Mohaga Sejahtera, berdasarkan kontrak tertanggal 16 Juli 2026. Saat ini, pemancangan pipa baja telah dilaksanakan dan pekerjaan berlanjut pada proses pembesian abutmen atau struktur penopang pada ujung jembatan.
Kemajuan pekerjaan tersebut menumbuhkan optimisme masyarakat bahwa pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. Warga berharap seluruh tahapan berjalan lancar dengan tetap mengutamakan kualitas agar jembatan dapat dimanfaatkan secara aman dan bertahan lama.
Bagi masyarakat, jembatan ini memiliki arti penting sebagai penghubung aktivitas antardesa. Warga berharap keberadaannya dapat memperlancar perjalanan, memudahkan pengangkutan hasil usaha dan kebutuhan sehari-hari, serta mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.
Apresiasi terhadap Dinas PUPR juga diiringi harapan agar pelaksanaan pekerjaan terus dikawal hingga selesai. Masyarakat mengharapkan pengawasan yang konsisten, terutama terhadap penggunaan material dan pelaksanaan pekerjaan struktur, sehingga hasil pembangunan sesuai dengan perencanaan.
Pembangunan Jembatan Rangka Ailogat Taileleu merupakan bagian dari program infrastruktur yang bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Jembatan ini juga menjadi salah satu infrastruktur yang ditinjau Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, dalam rangkaian monitoring pembangunan di Pulau Siberut pada 23–26 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi serta perkembangan pembangunan di lapangan.
Dengan berlanjutnya pekerjaan ke tahap pembesian abutmen, masyarakat berharap pelaksana dapat menjaga kelancaran pekerjaan dan memenuhi target penyelesaian. Warga optimistis, melalui pelaksanaan yang terencana serta pengawasan Dinas PUPR, jembatan penghubung tersebut dapat selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Lase)





















Komentar