![]()
Buser24jam.com, Lombok Timur: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dalam penataan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan perangkat daerah.
Kesepakatan tersebut menetapkan mekanisme pembayaran ZIS bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk RSUD, dilakukan melalui satu pintu di Dinas Kesehatan. Skema ini dinilai dapat membuat proses penghimpunan ZIS lebih tertib, terkoordinasi dan mudah dilakukan pemantauan.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Lombok Timur, H. Murjoko, S.E., mengatakan mekanisme satu pintu menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas pengumpulan ZIS di lingkungan Dinkes dan rumah sakit daerah.

Menurutnya, sistem tersebut diharapkan mampu menghindari pola pembayaran yang berjalan sendiri-sendiri sehingga proses penghimpunan dapat dilakukan secara lebih terukur dan teradministrasi.
“Dengan mekanisme satu pintu, pembayaran ZIS dapat lebih tertib, terpusat dan mudah dipantau,” kata Murjoko. Senin,(21/9/2026).
Selain persoalan penghimpunan ZIS, BAZNAS Lombok Timur juga mendorong jajaran direktur RSUD memberikan perhatian terhadap mekanisme pembayaran klaim BPJS.
Murjoko menyebut, pembayaran klaim BPJS selama ini dinilai belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan fatwa Dewan Syariah BAZNAS Lombok Timur. Dalam perspektif fatwa tersebut, BPJS disebut memiliki keterkaitan dengan zakat pada bidang kesehatan.
Karena itu, BAZNAS berharap sinergi dengan Dinkes dan RSUD tidak hanya berhenti pada pengaturan mekanisme pembayaran ZIS, tetapi juga dapat memperkuat pemahaman dan penerapan tata kelola zakat di sektor pelayanan kesehatan.
BAZNAS Lombok Timur menyambut positif kesepakatan tersebut. Dengan pola satu pintu, penghimpunan ZIS di lingkungan Dinkes dan empat RSUD diharapkan semakin terarah, transparan dan terukur.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola ZIS yang lebih sistematis melalui kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan di Lombok Timur.(Sae)


















Komentar