![]()
Sulap Tepi Sungai Rangkui, Ketua HNSI Pangkalpinang Asnam bangun kedai tepi sungai: Jadi Wadah Aspirasi Nelayan & Wisata Kuliner Baru
Pangkalpinang-buser24jam.
Lahan tidur di tepian Sungai Rangkui kini disulap menjadi destinasi baru. Ketua HNSI Kota Pangkalpinang, Asnam, membangun “Kedai Tepi Sungai Rangkui” di atas lahan milik orang tuanya.
Kedai berkonsep alami ini digadang jadi wadah aspirasi nelayan sekaligus wisata kuliner yang memanjakan mata.
Upaya mempercantik wajah Sungai Rangkui terus dilakukan. Kali ini datang dari Ketua HNSI Kota Pangkalpinang, Asnam. Bermodal lahan warisan orang tua di bantaran Sungai Rangkui, ia upayakan pinggiran sungai menjadi kedai berkonsep alami yang asri.
“Lahan ini milik orang tua saya yang diserahkan untuk dikelola. Saya berkeinginan mengubah pinggiran sungai Rangkui jadi punya pesona keindahan. Biar orang yang mampir singgah jadi terkesan, ngerasain suasana alami di tengah kota,” ujar Asnam saat ditemui di lokasi, Selasa (28/4/2026).
Bukan Sekadar Kedai, Tapi Wadah Aspirasi. Asnam menegaskan, Kedai Tepi Sungai Rangkui bukan hanya tempat makan. Ia ingin lokasi ini jadi melting pot alias titik temu nelayan, masyarakat umum, dan pemangku kebijakan.
“Saya ini Ketua HNSI. Nelayan sering bingung mau ngadu ke mana kalau ada masalah. Nantinya kedai ini saya buka sebagai wadah aspirasi nelayan. Sambil ngopi, makan, mereka bisa diskusi santai soal harga ikan, BBM, sampai alat tangkap. Masyarakat umum juga boleh singgah,” jelasnya.
Lokasi ini dibangun bertahap dengan jerih payah. Konsepnya mempertahankan nuansa sungai. Meja dan kursi kayu menghadap langsung ke Sungai Rangkui, ditemani semilir angin dan pemandangan aktivitas perahu nelayan yang hilir mudik.
Dorong Wisata Bahari & Ekonomi Nelayan
Keberadaan kedai ini diharapkan mendongkrak wisata Pangkalpinang. Menu yang disajikan pun khas hasil laut nelayan lokal. Mulai dari kopi, mie rebus seafood, hingga ikan bakar segar langsung dari tangkapan nelayan HNSI.
“Ke depan kita libatkan istri nelayan untuk suplai menu olahan. Jadi ekonomi nelayan muter. Yang mancing dapat ikan, yang di rumah bisa olah dan jual di sini. Wisata jalan, nelayan sejahtera,” tambah Asnam.
Asnam berharap melalui dinas terkait Pemkot Pangkalpinang turut mendukung penataan kawasan Sungai Rangkui. “Kalau sungainya bersih, terang, aman, pasti makin banyak yang datang. Ini bisa jadi ikon baru kota pangkalpinang” tutupnya. ( Rus)
