![]()
Humbang Hasundutan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, menjadi sorotan terkait dugaan penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Total anggaran yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan di RSUD tersebut mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah, dengan beberapa pos belanja yang menjadi perhatian.
Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat beberapa pos anggaran utama yang dialokasikan pada tahun 2025:
Pengadaan Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, Vaksin, Makanan dan Minuman
Dana yang dialokasikan sebesar Rp1.958.504.892 dengan kode rekening 1.02.02.2.01.0023.5.1.02.01.01.0038.1.1.1.20.10.40.001.00002. Jenis pengadaan termasuk dalam kategori barang.
Belanja Jasa Tenaga Kebersihan
Untuk jasa cleaning servis dialokasikan dana sebesar Rp1.200.000.000 dengan kode rekening 1.02.03.2.02.0002.5.1.02.02.01.0030.8.1.0.20.20.10.030.00021. Jenis pengadaan termasuk dalam kategori jasa lainnya.
Belanja Modal Peralatan dan Mesin (BLUD)
Dana yang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebesar Rp1.500.000.000 dengan kode rekening 1.02.02.2.02.0026.5.2.02.99.99.9999.5.2.0.29.99.99.999.99999. Jenis pengadaan termasuk dalam kategori barang.
Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
Untuk pemeliharaan peralatan dan mesin lainnya serta pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dialokasikan dana sebesar Rp100.000.000 dengan kode rekening 1.02.01.2.09.0006.5.1.02.03.02.0117.8.1.0.20.30.20.123.00038. Jenis pengadaan termasuk dalam kategori jasa.
Jasa Konsultan Pemantauan Kualitas Lingkungan
Dana sebesar Rp30.000.000 dialokasikan untuk program pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat, penyediaan layanan kesehatan untuk Unit Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Unit Kesehatan Perempuan (UKP) rujukan tingkat daerah, serta pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan. Kode rekening yang digunakan adalah 1.02.02.2.02.1020.2.2.02.00.17.5102.0.2.0.90.01.2 dengan jenis pengadaan jasa konsultansi.
Total keseluruhan anggaran yang dialokasikan untuk berbagai kegiatan di RSUD Dolok Sanggul tahun 2025 mencapai lebih dari Rp4 miliar. Dugaan korupsi dalam penggunaan dana ini menjadi perhatian serius, mengingat besarnya nilai anggaran yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Direktur RSUD Dolok Sanggul, Dr. Tiar Lusiana Sihombing. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon tidak mendapatkan balasan. Pihak pemerintah daerah juga belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.
Namun, masyarakat mengharapkan adanya penyelidikan mendalam dari aparat penegak hukum untuk memastikan dana APBD digunakan sesuai dengan tujuan dan tidak terjadi penyalahgunaan yang merugikan daerah.(Team Redaksi)
