![]()
Buser24jam com,Mateng, , 28 JANUARI 2026 – Sejumlah warga yang bermukim di sekitar aliran sungai Bulorembu menyatakan protes keras atas kondisi air sungai yang berubah drastis dalam beberapa pekan terakhir. Warga menduga kuat bahwa perubahan kualitas air tersebut disebabkan oleh kebocoran atau pembuangan limbah sisa operasional dari PT Astra Surya Raya Lestari II.
Kondisi Lingkungan yang Memburuk
Sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar kini dilaporkan mengalami perubahan fisik yang mencolok. Berdasarkan pantauan warga di lapangan, ditemukan beberapa indikasi pencemaran, antara lain:
Perubahan Warna dan Bau: Air sungai tampak lebih pekat dan mengeluarkan aroma menyengat yang mengganggu pernapasan warga sekitar.
Dampak Kesehatan: Anak-anak dan orang dewasa yang masih menggunakan air sungai untuk mandi mulai dapat menyebabkan iritasi kulit dan gatal-gatal.

” Kami menduga jika perusahaan sebesar PT Astra Surya Raya Lestari II tidak mengelola limbahnya dengan benar. Sungai ini adalah urat nadi kami, baik untuk kebutuhan,” ungkap salah satu perwakilan masyarakat terdampak.
Menurut warga, laporan secara lisan telah disampaikan, namun hingga saat ini belum ada tindakan konkret atau penjelasan transparan dari pihak manajemen perusahaan terkait kondisi tersebut.
Merespons situasi ini, warga Mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera mengambil sampel air dan melakukan uji laboratorium secara independen.
Transparansi IPAL: Meminta PT Astra Surya Raya Lestari II membuka data pengolahan limbah (IPAL) kepada perwakilan warga dan pihak berwenang.
Pemulihan Lingkungan: Menuntut perusahaan untuk segera melakukan langkah-langkah pembersihan sungai jika terbukti bersalah dan menjamin kejadian serupa tidak terulang kembali.
Warga mengancam akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum yang lebih tinggi atau melakukan aksi massa jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk memperbaiki situasi tersebut.
tim investigasi buser24jam com HMS (***)
