![]()
Buser24jam.com, Lombok Timur : Kasat Lantas Polres Lombok Timur, Dany Agung Pratama, S.Tr.K., M.H., M.Si., menegaskan komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Edukasi dan penertiban menjadi langkah awal untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Lombok Timur.
Dany mengatakan, prioritas utama Satlantas Polres Lombok Timur adalah membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin ketika berada di jalan raya.
“Prioritas pertama kita adalah menertibkan masyarakat agar tertib berlalu lintas dan kesadarannya lebih ditingkatkan,” kata Dany saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, kedisiplinan sederhana seperti menggunakan helm, membawa surat-surat kendaraan, memasang kaca spion serta tidak menggunakan kendaraan untuk mengangkut penumpang secara berlebihan merupakan bagian penting dari keselamatan berlalu lintas.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kalangan pelajar. Melalui Unit Kamsel,Satlantas terus menyambangi sekolah-sekolah melalui program Police Goes to School.
Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan edukasi kepada siswa maupun guru mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
“Unit Kamsel terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui program Police Goes to School. Kita memberikan imbauan kepada siswa maupun guru agar tertib berlalu lintas,” jelasnya.
Selain edukasi, Satlantas juga meningkatkan kegiatan kepolisian berupa penertiban dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran. Penindakan dapat dilakukan melalui teguran maupun tilang sesuai dengan jenis pelanggaran yang ditemukan di lapangan.
Dany juga menyoroti persoalan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong. Ia memastikan penggunaan knalpot tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan penertiban, khususnya di kawasan tertib berlalu lintas.
Jika ditemukan kendaraan menggunakan knalpot brong, petugas akan melakukan penindakan dan meminta pengendara menggantinya dengan knalpot standar.
“Knalpot brong akan kita atensi. Kalau kita temukan di kawasan tertib berlalu lintas, akan kita tahan dan kita minta untuk diganti dengan knalpot standar,” tegasnya.
Dany menambahkan, penertiban juga akan dibarengi dengan edukasi kepada pengendara, termasuk melibatkan orang tua apabila pelanggaran dilakukan oleh anak atau pelajar.
Di sisi lain, Satlantas Polres Lombok Timur juga menyiapkan pola pelayanan yang lebih cepat dalam menangani laporan kecelakaan lalu lintas maupun kejadian lainnya.
Mengingat wilayah Lombok Timur cukup luas sementara jumlah personel terbatas, pihaknya akan mengoptimalkan peran jajaran kepolisian sektor (Polsek) untuk membantu mempercepat penanganan di lapangan.
“Kita akan memberikan pelayanan cepat. Kalau ada laporan kecelakaan lalu lintas dan lainnya, harus cepat kita tanggapi. Karena wilayah Lombok Timur luas dan anggota terbatas, kita juga memanfaatkan Polsek-Polsek untuk membantu penanganan,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut mampu meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya.(Sae)


















Komentar