![]()
Dairi-Sumut buser24jam.com
Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 Desa Perrik Mbue Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi, menjadi sorotan publik. Alokasi sekitar 20 % dari Dana Desa yang diperuntukkan sebagai penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digunakan untuk Ketahanan Pangan (Ketapang) diduga jadi sarat korupsi berjemaah oleh sebab dikelola tidak sesuai ketentuan.
Berdasarkan informasi dari salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya menuturkan nilai penyertaan modal BUMDes yang disebut mencapai lebih kurang Rp. 175.000.000 yang bergerak dibidang pertanian Penanaman Jahe yang diduga dikelola tanpa melalui mekanisme sehingga mengalami kerugian/gagal dan masyarakat juga menilai tidak sesuai besar anggaran sama berbelanjaan modal.
Atas hal tersebut muncul pertanyaan apakah Dana tersebut benar benar dikelola BUMDes sebagai Badan Usaha Milik Desa atau hanya sekedar Label administratif saja untuk melegitimasi belanja demi kepentingan Pribadi Kepala Desa? tegasnya lagi.
Publik menduga sebagian dana penyertaan modal tersebut digunakan untuk kepentingan di luar usaha produktif desa atau untuk kepentingan pribadi.
Untuk memastikan kebenaran laporan informasi dari Masyarakat tersebut awak media coba lakukan konfirmasi
via Aplikasi WhatsApp terhadap Kepala Desa Perrik Mbue perihal diatas untuk menyajikan berita berimbang tapi sungguh disayangkan Kepala Desa Perrik Mbue tidak mau menjawab komfirmasi wartawan.
Kepala Desa Perrik Mbue jelas melanggar Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP) atau memang sengaja ada yang beliau tutup tutupi jangan terexpos ke publik.
Dasar hal tersebut kami dari media buser24jam.com meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindak lanjuti laporan informasi ini sebagai dasar untuk melengkapi Data data dan petunjuk lainnya terkait dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa perihal Penyertaan Modal BUMDes/Ketapang TA 2025 Desa Perrik Mbue Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi.
Bersambung,,,,
(Redaksi)


















Komentar