Beranda HUKUM & KRIMINAL Usai Menggadai Sepeda Motor Kawasaki Ninjan, APCP Disergap Polisi

Usai Menggadai Sepeda Motor Kawasaki Ninjan, APCP Disergap Polisi

BERBAGI
Usai Menggadai Sepeda Motor Kawasaki Ninjan, APCP Disergap Polisi foto Istimewa

Buser24jam.com, Sibolga – Polres Sibolga mengamankan seorang pria berinisial APCP (32) dari rumahnya di Jalan Gambolo, Sibolga,Sumatra Utara,sekira pukul 10.30 WIB,Rabu(20/01/21).

Kapolres Sibolga,AKBP Triyadi dalam keterangan resmi disampaikan Kasubbag Humas,Iptu R Sormin menjelaskan,polisi menangkap APCP setelah menerima laporan dari Luhut Parhusip (39) (korban).

Luhut mengaku,sepeda motor Kawasaki Ninja warna hitam dengan Nopol BK 4181 XR miliknya dipinjam APCP dengan alasan hendak meminjam uang kepada tantenya.Namun ditunggu hingga sepekan,motor tersebut tidak dikembalikan.
“Merasa dirugikan,korban pun melapor ke Polsek Sibolga Sambas,pada Sabtu (09/01/21) yang lalu,” ujar Sormin, Rabu (27/1/2021).

Kepada polisi,tersangka APCP mengakui perbuatannya.Setelah meminjam Motor tersebut,tersangka menemui temannya di salah satu warnet di Jalan Rajawali Sibolga.
Tersangka bermaksud meminjam duit temannya untuk mengisi minyak karena motor yang dia pakai segera dipulangkan.
“Ngapain dipulangkan, kita gadaikan aja dulu,” ujar temannya menggoda APCP.

Rupanya,APCP langsung setuju.Ia dan temannya pun sepakat membawa motor itu ke Padangsidimpuan untuk digadaikan.
Motor itu pun tergadai Rp3,2 juta.Tersangka kemudian memberi uang Rp200.000 kepada perantaranya.
Ternyata, tersangka APCP punya niat jahat, duit Rp2,8 juta hasil gadai motor itu langsung digunakan untuk beli sabu.

“Sisanya Rp200.000 digunakan untuk ongkos pulang ke Sibolga.Tiba di Sibolga,keduanya mengonsumsi sabu yang dibeli di Padangsidimpuan,” ungkap Sormin.

Sehari setelah tersangka APCP ditangkap,polisi pun menyita motor Kawasaki yang digadai tersebut dari Padangsidimpuan,Kamis (21/1/2021).

APCP beserta barang bukti kini ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas, diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 atau pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(Mrs)