Beranda SOSIAL BUDAYA Terkait Isu Pendataan Rumah Yang Beredar Dimedsos, Ini Penjelasan PLH Bupati Mamuju

Terkait Isu Pendataan Rumah Yang Beredar Dimedsos, Ini Penjelasan PLH Bupati Mamuju

BERBAGI

Buser24jam.com, Kota Mamuju (Sulbar) -Pasca Gempa Bumi berkekuatan cukup besar mengguncang daerah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dalam 2 hari secara berturut-turut.

Gempa pertama terjadi pada hari Kamis (14/1/2021) pukul 14.45 WITA dengan kekuatan M 5,9. Gempa dengan kekuatan lebih besar kembali terjadi keesokan harinya, yakni pada Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 WITA dengan kekuatan 6,2 Magnitudo.

issu persoalan pendataan rumah yang kini jadi perbincangan masyarakat di media sosial menimbulkan pertanyaan.

Pasalnya data rumah rusak yang baru ini di upload di media sosial oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mengatas namakan Pemprov sebagai penginput data.

Terkait hal tersebut, PLH Bupati Kabupaten Mamuju H. Suaib menyampaikan bahwa untuk pendataan rumah tersampak gempa sudah dikirim ke Pusat tahap pertama sebanya 11.423 kemudian setelah dikirim ke pusat dan diperifikasi oleh pusat data yang lolos 9719 yang dikirim kembali ke Perkim yang kemudian itu difalidkan dan akan dibuatkan SK Bupati dan akan di berikan kepada masing-masing Kurah dan desa untuk dikoreksi.

“Data sudah kita kirim Kepusat 11.423 data kemudian yang terferifikasi sebesar 9719.”ucap Suaib.

Lebih lanjut ia menuturkan, data yang beredar di media Sosial kita sudah cek dan itu tidak benar karena kita tidak pernah menyebarkan data kemana-mana bahkan belum di buatkan Sk Bupati dan perlu juga kami sampaikan bahwa untuk pendataan rumah rusak belum ada batas waktu yang ditentukan.

“Jadi kalau ada data yang beredar di media sosial itu tidak benar yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab ”tandasnya.**