Beranda SOSIAL BUDAYA Tantangan Pemuda Mateng Dalam Menghadapi Pilkada Serentak

Tantangan Pemuda Mateng Dalam Menghadapi Pilkada Serentak

BERBAGI

Buser24jam.Com, Mamuju Tengah (Sulbar) -Menyambut hari sumpah pemuda ke-92 Polres Mateng melaksanakan Deklarasi dengan mengambil tema “DEKLARASI CINTA DAMAI MANUJU KABUPATEN YANG AMAN DAN KONDUSIF DI TAHUN 2020” (28/10/2020)

Ketua umum Transisi Risno Hamal, mengatakan maksud tema diatas adalah bentuk pendidikan tentang pentingnya demokrasi terhadap pemuda yang merupakan leader clas.

“Saya mengharapkan organisasi yang ada khusunya yang ada di daerah bisa melibatkan anggotanya aktif untuk kemudian bisa membantu dan mensoliasikan kepada seluruh elemen masyarakat tentang bagaimana pentingnya demokrasi” ungkap Risno

Pihaknya sebagai salah satu pemuda yang hadir dalam deklarasi di Polres Mamuju Tengah sebagai pemuda yang independen mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu dalam penyelengaraan Pilkada. Transisi sebagai lembaga turut mengawasi dan mengajak semua organisasi yang ada di daerah untuk mengajak berkordinasi menyukseskan kegiatan pesta demokrasi yang akan datang.

Selain itu juga organisasi-organisasi ada di daerah dan semua anggotanya akan tetap berkomitmen untuk ikut berpartisipasi memberikan edukasi tentang pentinya demokrasi bagi masyarakat itu sendiri dan jalur yang kita tempuh adalah melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu serta pihak kepolisian untuk kemudian kita bisa menyukseskan hajatan kali ini.

Sebelum menutup komunikasinya iya juga mewakili lebaga Transisi berharap untuk pesta demokrasi harus dipastikan masyarakat secara keseluruhan terlibat dalam pesta demokrasi yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020. Mendatang. Karena sejatinya demokrasi adalah untuk kebaikan kita bersama sehinggah ada partisipasi dari masyarakat mamuju tengah.

“Kita harapkan selain itu juga adalah dari lembaga kepolisian juga sebagai pihak penegak hukum, secara tegas bisa menindak lanjuti oknum yang sering membuat isu hoax, fitnah dan sara pada ruang publik media maupun secara langsung yang dapat mencederai demokrasi itu sendiri” Tutup Risno.(Andi Hamsa)

Sumber: Humas Polres Mateng