Beranda FAKTA & PERISTIWA SMK 1 Negeri Lumut Mengadakan Vaksinasi Kepada Siswa/i

SMK 1 Negeri Lumut Mengadakan Vaksinasi Kepada Siswa/i

BERBAGI

Buser24jam.com, Tapteng (Sumut) – SMK Negri Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah mengadakan vaksinasi kepada 100 orang Siswa/i untuk tahap pertama, Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan pada pukul 08:00 hingga selesai.

Kepala Sekolah Sumarno menjelaskan bahwah sebelumnya pihak sekolah melayangkan surat edaran kepada setiap orang tua siswa, bahwasanya dalam Intruksi Gubernur Sumut, setiap sekolah sudah bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan syarat dibagi menjadi dua kali pertemuan dalam seminggu.

” apabila ada orang tua siswa keberatan (tidak terima) dalam vaksin tersebut tidak masalah dan tidak ada unsur paksaan. Jika sebaliknya org tua siswa tersebut berkenan di vaksin akan kita lakukan,” terang Sumarno.

Selama Vaksinasi berjalan, sejauh ini siswa tidak ada yang tidak di vaksin, bahkan seluruhnya ikut di vaksin.

Sumarno juga meyampaikan dalam vaksinasi ini, siswa yang ikut lebih kurang 100 orang. Pelaksanaan vaksin tersebut ada 2 petugas terwugan atau mencek suhu pada siswa.

” apa bila siswa yang suhunya 37,3 celcus tidak diijinkan masuk sekolah, jika suhunya normal diwajibkan masuk dan diwajibkan cuci tangan dengan air mengalir dengan menggunakan sabun, baru masuk kelas,” tutur Sumarno.

Siswa yang masuk kedalam kelas di batasi atau setengah dari biasanya yaitu maksimal 18 orang dari 36 orang sesuai dengan rombongan belajar setiap perkelas.

Dalam pembelajaran ini siswa di beri 2 jam Pertemuan, Sejauh ini setelah di berlakukan PTM di sekolah belum ada siswa terpapar covid. Mengingat saat ini Tapanuli Tengah masih termasuk Zona Level II.

Diwaktu yang sama, awak media mempertayakan apakah para guru guru juga sudah di Vaksin?

” guru guru sudah di vaksin hingga kedua kali, dan mereka di vaksin di puskesmas masing tempat tinggal mereka,” jelas Kepsek.

Tambahnya, namun ada juga guru guru yang belum kena vaksin di sebabkan alasan yang tertentu.

“ada juga guru guru yang belum di vaksin dikarenakan ada peyakit lain seperti Program Hamil Tabung danlainnya, serta harus di lengkapi surat dari Dokter yang bersangkutan,” tutur Kepsek.

Dilihat di lapangan, vaksinasi berlangsung berjalan berjalan dengan aman dan tentram, dan terlihat juga pihak Poksek Sibabangun.

Kepsek Menjelaskan pelaksanaan vaksinasi ini adalah peraturan Perpres (Kepres) yang artinya bukan hanya Dinas Kesehatan saja akan tetapi pihak TNI, Polri bisa meyelenggarakan vaksin.

“Jadi kita dalam kegiatan ini kerjasama dengan pihak Kepolisian, nanti hasilnya akan di Input oleh oleh petugas ke Mabes Polri bukan ke yang lain,” imbuhnya.(®)