Beranda ENTERTAINMENT Silaturahmi Antara Media Dan Lembaga Di Kantor APM Prabumulih

Silaturahmi Antara Media Dan Lembaga Di Kantor APM Prabumulih

BERBAGI

Buser24.com- Prabumulih.

Kemajuan suatu daerah, tentunya tak lepas dari peran serta dari segenap lapisan masyarakat. Hal inilah yang setidaknya mendasari pertemuan silaturahmi yang terjalin antara sejumlah wartawan yang bertugas di Sumsel, dengan Ketua dan pengurus APM Prabumulih Sumatera Selatan di kantor APM, 19/3/2021.

Adi Susanto SE, merupakan pengurus APM di prabumulih menyampaikan bahwa dengan adanya pertemuan ini tentunya untuk menjalain sirahtulramni dengan sesama komonitas lainnya yang secara langsung untuk saling mengenal dan berbagi pengetahuan. Seperti yang saat ini terjalin komunikasi yang baik dan ajan menciptakan lebih baik.

Kehadiran sejumlah komunitas Pers diantaranya perwakilan wartawan media Buser24.com.ejumlah wartawan diantaranya, wartawan buserindo News, wartawan brata pos, wartawan matajurnalis. Dikesempatan ini Adi Susanto SE. Selaku menjabat sebagai ketua APM Prabumulih Wartawan dan lembaga itu berlangsung dengan penuh keakraban,

Ketua rombongan wartawan Edi sanjaya mengatakan, silaturahmi yang terjalin dengan lembaga dan media di sumsel ini, tak lain adalah karena pihaknya memiliki komitmen yang sama, terutama dalam bidang kemajuan sumsel kedepan, termasuk soal pengawasan kinerja aparatur pemerintah dalam hal pengelolaan anggaran.

“Kita dan pihak lembaga memiliki komitmen yang sama, yakni kita bertekad untuk terus mengawal pembangunan di sumatera selatan. Sehingga pembangunan yang dilakukan di sumsel ini dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran,” kata edi sanjaya

Sementara itu Adi SUSANTO SE. ketua APM prabumulih meyambut baik adanya silaturahmi yang terjalin ini. Menurutnya, silaturahmi ini akan menjadi ajang shering atau tukar pendapat antara pihaknya dan pihak wartawan serta lembaga kemasyarakatan lainnya.

“Kita sangat setuju dengan adanya kegiatan silaturahmi ini, dimana kita dapat berkoordinasi, terutama soal pembangunan di wilayah sumsel. Kita sama sama berkomitmen bahwa penghalang terbesar dalam pembangunan ini adanya praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, karenanya kita sama sama sepakat untuk melakukan pengawasan disetiap kegiatan pembangunan yang dibiaya dengan dana negara,” pungkasnya.reporter.(mastari )