Beranda HUKUM & KRIMINAL Seorang Ayah Tega Meyetubuhi Anak Kandungnya Sendiri.

Seorang Ayah Tega Meyetubuhi Anak Kandungnya Sendiri.

BERBAGI

Buser24jam.com, Sibolga (Sumut) – Polres Sibolga mengamankan seorang pria berinisial AG (51) dari kediamannya di Jln. SM Raja, Gg Kenangan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut), Kamis (07/01/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Kasat Reskrim, AKP D. Harahap melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin menjelaskan, Tersangka AG (melainkan ayah kandung korban) ditangkap dalam kasus tindak pidana asusila terhadap putri kandungnya berinisial BG yang masih berusia 14 tahun
“Ironis, Tersangka ternyata sudah empat kali melampiaskan nafsu bejatnya terhadap Korban. Perbuatan bejat tetsangka terbongkar setelah korban memberitahu sang ibu HZ (36),” terang Sormin, Sabtu (09/01/2021).

Dikatakan, Dimna saat itu korban menghubungi sang ibu (HZ) melalui Telefon pada Rabu (30/12/2020), saat itu sedang berada di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

“Mak! Cepatlah datang ke Sibolga. Sudah nggak tahan lagi aku ‘dikerjai’ ayah terus,” kata Sormin menirukan pengakuan HZ ketika membuat laporan ke Mapolres Sibolga.

Ibunya pun seketika itu juga berusaha mencari ongkos untuk menemui buah hatinya ke Sibolga. Setibanya di Sibolga pada, Rabu (06/01/2021), HZ menemui BG dan meminta untuk menceritakan kelakuan AG terhadapnya.

“Sang anak (BG) menerangkan bahwah ayahnya (AG) meyetubuhinya sebanyak empat kali sejak Agustus 2020 yang lalu. Sang ibu (HZ) pun membuat laporan ke Mapolres Sibolga,” terang Sormin.

Kepada Polisi AG mengakui perbuatan kejinya terhadap putrinya (BG) tersebut, dikarnakan setelah hubungan rumah tangganya tak harmonis lagI. Sebab ia dengan istrinya sudah pisah ranjang selama 4 tahun.

AG juga mengakui dalam perbuatannya itu pertama kali terjadi pada Agustus 2020, kedua pada November, ketiga pada Desember 2020, dan terakhir pada Januari 2021.

“Saat itu BG berupaya menolak ‘begituan’ dengan tersangka AG. Tetapi, tersangka mengancam tak akan memberi uang belanja dan uang jajan,” kata Sormin.
AG juga mengaku, usai ‘begituan’, ia memberikan uang Rp20.000, dan Rp10.000 kepada anaknya disertai ancaman agar tidak memberitahukan siapa pun termasuk ibunya atas perbuatan kejinya itu.

Tersangka AG kini mendekam ditahanan Polres Sibolga. Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Beseta Barang Bukti (Barbut) yang telah di amankan pihak Polres Sibolga.
Hal ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 76D Jo pasal 81 ayat (3) UU 35/2014, tentang perubahan atas UU 23/2002, tentang perlindungan anak.
“Dengan Ancaman hukuman, 15 tahun penjara,” pungkas Sormin.(MRS)