Beranda FAKTA & PERISTIWA Sebanyak 148 Kepala Keluarga (KK) Desa Juma Teguh Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten...

Sebanyak 148 Kepala Keluarga (KK) Desa Juma Teguh Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi Sama Sekali Belum Mendapatkan Bansos

BERBAGI
Warga Desa Jumah Teguh,Kec, Siempat Nempu, Kab, Dairi Bersama Ketua Peduli Anak Bangsa Jumpai DPRD Kab,Dairi

Buser24jam.com,Dairi (Sumut) – Sejak Pandemi Covid-19 merebak,sebanyak 148 kepala keluarga (KK) di Desa Juma Teguh Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi belum mendapat bantuan,baik dari Program Keluarga Harapan (PKH),Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),Bantuan Sosial Tunai (BST),Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa maupun Bantuan Langsung Tunai dari APBD Dairi.

Menurut keterangan warga,mereka sama sekali tidak pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah selama pandemi. Kami tidak tau apa penyebabnya.“Sebagian rumah kami ada yang sudah di label sebagai penerima bantuan.Itu juga tidak dapat.Kami mohon kepada pihak pemerintah Kabupaten Dairi agar diperhatikan.Pada akhir tahun 2020 lalu baru Kepala Desa memberi bantuan sebesar Rp 300.000 per KK,” kata salah seorang warga Boru Simamora.Warga yang berdelegasi didampingi Ketua peduli anak bangsa dairi Sutan Akbar sihombing dan diterima langsung Anggota DPRD Nasib Marudur Sihombing.

Dalam pertemuan tersebut,Anggota DPRD dari Partai Nasdem yang membidangi Komisi II,Nasib Marudur Sihombing menerima kedatangan warga tersebut,yang juga dihadiri Kadis Sosial Parulian Sihombing beserta staf.Nasib Sihombing menyatakan,warga yang tidak dapat bantuan di masa pandemi ini,agar dinas terkait yaitu dinas sosial segera ambil solusinya.“Saya tidak mau warga tidak dapat bantuan di saat pandemi ini,” tegasnya.

Sebelumnya Kapala Desa Juma Teguh Situmorang saat ditemui wartawan di kantornya,ia mengakui dari jumlah 634 KK penduduk Desa Juma Teguh,bahwa ada 148 kk belum pernah mendapat bantuan sama sekali.Baru pada bulan Desember 2020 itu kami membuat kebijakan hasil rapat dengan warga agar yang belum pernah mendapatkan batuan yang diberikan sebesar Rp 300.000/KK dari Anggaran Dana Desa.

Kades juga menambahkan jumlah warganya yang mendapat bantuan yaitu penerima BST 117 kk,BLT desa 111 kk,PKH 45 kk dan BPNT 52 kk.BLT APBD 71 KK warga yang mapan 45 kk,ASN dan pengsiunan 55 kk.Kita berharap kepada Pemkab Dairi agar warga yang belum dapat bantuan tersebut dapat diperhatikan,” harapnya.

Sutan Akbar Sihombing merasa perihatin dengan ketidakadilan ini.“Saya mengharapkan Pemkab Dairi dapat mengambil solusi demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia sebagai mana yang tertuang pada UUD 1945 peasl 33 butir kelima Pancasila.

Sementara Kadis Sosial Parulian Sihombing berjanji akan tetap berupaya menindaklanjutinya dengan berkordinasi dan melaporkan ke Bupati Dairi,katanya.(Mrs)