Beranda FAKTA & PERISTIWA Pj Kades Sukaramai Menganggap BPD Bukan Sebagai Mitra

Pj Kades Sukaramai Menganggap BPD Bukan Sebagai Mitra

BERBAGI

Buser24jam.com,Pakpak Bharat:

Sehubungan adanya pemberitaan di media online Buser24.com terkait Dugaan Pj kepala Desa Sukaramai kecamatan kerajaan Pakpak Bharat inisial (HS) yang kurang tanggap terhadap kelah keluh masyarakatnya yang di ungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat (JS) dan juga pemuka masyarakat (DS) pada pemberitaan Selasa (26/1/21).

Dalam hal ini Wartawan awak media ini melakukan konfirmasi pada ketua BPD Desa Sukaramai,Rabu(17/01/21) atas adanya keluhan masyarakat dan atas kekecewaan Tokoh dan Pemuka Masyarakat atas kinerja Pj Kepala Desa dimaksud.

Ketua BPD Desa Sukaramai menuturkan,” terkait proses pelaksanaan program kegiatan yang dilakukan pemerintah Desa Sukaramai, dalam hal ini kami selaku BPD sesuai dengan RKPDes yang tersusun, memang kami pertanyakan ada beberapa hal sesuai dengan keluhan masyarakat. Namun langkah ini kami telah memberikan teguran terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut pada Pj Kepala Desa dalam hal ini kedepan apabila tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Pj Kepala Desa Sukaramai monitoring dan evaluasi pekerjaan tahun anggaran 2020 maka kami selaku BPD akan menyurati secara Resmi Pj Kepala Desa dimaksud agar dilakukan monitoring, karna sesuai fakta di lapangan ada bebrapa hal yang disampaikan oleh masyarakat terkait dengan pelaksanaan pembangunan, dimana setiap dusun adanya pekerjaan pisik yang menurut masyarakat tidak sesuai dengan pelaksanaan dari RAB. Pungkas ketua BPD.

” Terkait dalam hal kinerja Pj Kepala Desa sukaramai, Kami sendiri selaku BPD beranggapan bahwasanya PJ Kepala Desa menganggap BPD itu Sebagai Musuh bukan Sebagai Mitra, artinya dalam hal kriti-kritikan itu tujuan kami untuk memperbagus kinerjanya namun kenyataannya bahkan beliau (PJ Kepala Desa-red) menganggap kami Sebagai Musuh, jadi singkronisasi antara Pj kepala Desa dengan BPD Kurang Baik,” tambahnya Sana’un Boyan Angkat

Dilain tempat, salah satu warga masyarakat Desa sukaramai dusun pettal, yang mengaku kader posyandu yang enggan disebutkan namanya mengutarakan rasa kekecewaannya terkait kebijakan Pj Kepala Desa Sukaramai, masalah penurunan Gaji mereka (kader posyandu-red) dimana sebelumnya mereka terima rp 150 000 perbulannya, namun di tw3 diterima hanya Rp 100 000,- ujarnya rasa kesal.

Sampai berita ini terbit Pj Dsa Sukaramai belum bisa di konfirmasi terkait permasalah tesebut karena masih sibuk dan baru bisa memberikan keterangan terkait masalah tersebut pada hari kamis ini...bersambung.(Tim Red)