Beranda SOSIAL BUDAYA Pilkades Serentak di Kabupaten Mamuju Tengah, Akan di Gelar Tahun 2021

Pilkades Serentak di Kabupaten Mamuju Tengah, Akan di Gelar Tahun 2021

BERBAGI

Buser24jam.com, Mamuju Tengah (Sulbar)-Pilkades serentak akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan dalam tahun ini, hal ini merupakan kabar gembira bagi seluruh rakyat yang berada di wilayah atau desa yang masuk dalam daftar untuk mengikuti kontes pemilu skala desa karena di sini kita semua lagi-lagi akan melangsungkan pesta demokrasi.

Demokrasi adalah sebuah sistem yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kuasa tertinggi sehingga barang siapa figur yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan umum yang di gelar sesuai tingkatannya, maka akan muncul sebagai pemenang dan memimpin suatu kawasan.

Diketahui, hal ini merupakan angin segar jika melihat hanya dari paparannya secara general namun tidak sedikit fakta lapangan yang mencengangkan, di mana pesta demokrasi menjadi ajang kompetisi kurang epik karena dibumbuhi oleh taktik yang amoral, bahkan bukan barang baru mental masyarakat dipermainkan melalui praktek money politic, black campaign dan lainnya.

Namun di lain sisi kita tidak boleh memandang fakta ini lalu memicu pesimisme dalam berdemokrasi, karena saya yakin masih banyak yang orang berjuang untuk tegaknya keadilan dengan menerapkan sistem demokrasi beradab dan bersih, InsyaAllah kita semua termasuk diantaranya.

“Pada momen pilkades serentak mendatang, selaku salah satu pemuda yang berdomisili di desa yang juga akan ikut dalam pesta demokrasi itu berharap, agar seluruh peran yang akan dilakoni oleh semua orang dalam jajaran penyelenggaraan pilkades tetap menunjukkan kredibilitas dan keadilannya dalam mengemban amanah penyelenggaraan,”ucap Sahdan Pakkamba, saat ditemui Jumat, (1/10/2021).

Dengan kata lain harapan seluruh warga desa yaitu menginginkan proses pemilu yang independen dan berlangsung sesuai amanah undang-undang yaitu jurdil, umum, transparan dan rahasia. Kami kelompok pemuda yang notabene adalah bagian dari masyarakat, akan andil dalam mengawal, mengawasi dan menindak sesuai aturan termasuk melaporkan jika ada hal yang tidak sesuai regulasi atau terdapat indikasi pelanggaran dalam proses pilkades.

Hal ini bukan hanya berlaku pada pihak panitia dan penyelenggara tapi kami juga akan mengamati proses berjalannya kampanye dari tiap-tiap balon kades, jika terdapat pelanggaran dalam prosesnya maka pun kami akan bertindak sebagaimana mestinya untuk mewujudkan proses pilkades serentak yang bersih tanpa noda-noda hitam demokrasi seperti politik uang yang dikenal dengan serangan fajar, kampanye hitam dan lain sebagainya.

“Terakhir, semoga proses pilkades serentak ini dapat melahirkan sosok pemimpin baru di desa dengan membawa niat dan cita luhur untuk membawa desa menjadi pilar yang sangat kuat dalam menopang kehidupan bernegara. Desa hebat, Indonesia kuat,”tambahnya.(Hamsah).