Beranda EKONOMI Perlu Indentivikasi Terkait Keselamatan Kesehatan Kerja K3 Buruh Pelabuhan Pangkalbalam

Perlu Indentivikasi Terkait Keselamatan Kesehatan Kerja K3 Buruh Pelabuhan Pangkalbalam

BERBAGI

Buser24jam-Pangkalpinang Bangka. Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bukanlah robot diciptakan oleh para pengusaha bongkar muat hingga dijadikan alat kerja dari kelangsungan kepentingan meraut keuntungan tanpa keperdulian keselamatan kesehatan kerja K3 hingga mengabaikan dari Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Pelabuhan Pangkalbalam diangap padat aktifitasnya dengan 85% kebutuhan masyarakat pulau bangka didatangkan kapal yang bersandar di pelabuhan pangkalbalam dari berbagai jenis barang dibongkar dan dimuat menggunakan alat mekanik maupun menggunakan tenaga buruh, namun dari segi K3, belum maksimal diterapkan diwilayah kerja pelabuhan Pangkalbalam, hal ini diduga hanya pemanfaatan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) oleh para Perusahaan Bongkar Muat (PBM) hingga ketidak perdulian Intansi vertikal diamanatkan sebagai regulator dibidangnya.

Kepala koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Pangkalbam Hazali AM, menyayangkan hal ini, padahal peran serta intansi terkait di pelabuhan mengenai K3 merupakan kepentingan bersama namun masih banyak tidak diberikan Hak nya dalam bekerja seperti alat pelindung diri yang memiliki dasar bekerja di suatu tempat dengan kondisi berbahaya, itu wajib hukumnya (keselamatan) 28/9/2021

Hazali menambahkan TKBM Pangkalbalam ibarat Ayam Kehilangan Induk, Intansi Vertikal yang seharusnya membimbing kami sekaligus panutan dari pengawasan namum tidak sedemikian adanya, sudah sangat lama saya di pelabuhan namun belum pernah ada komunikasi terhadap kepala Intansi Vertikal tersebut tersebut diibaratkan Pejabat Intansi Daerah maupun Negara biasanya menghampiri sektornya kunjangan Kerja untuk saling mengenal dan mendengarkan keluh kesah serta progres peningkatan kinerja. Jangan sampai terjadinya Insident baru bertindak ujar Hazali yang juga selaku sesepuh Pelabuhan Pangkalbalam. (Firdaus)