Beranda Uncategorized Pemkab Bangka Selatan Fasilitasi Gelar Mediasi Antara PT SNS dan Masyarakat Lepar...

Pemkab Bangka Selatan Fasilitasi Gelar Mediasi Antara PT SNS dan Masyarakat Lepar Pongok

BERBAGI

Buser24jam.com,Toboali Bangka Selatan:

Belum adanya titik temu permasalahan yang hingga kini terjadi pada Perusahaan bergerak dalam bidang usaha perkebunan kelapa sawit dan turunannya oleh milik PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) dengan masyarakat terdiri dari 4 (empat) desa yaitu ; Desa Penutuk, Desa Tanjung Labuh, Desa Tanjung Sangkar Dan Desa Kumbung di kecamatan Lepar Ponggok Kabupaten Bangka Selatan provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selaku Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sebagai tempat keberadaan berinvestasi dan adanya konflik dengan masyarakat yang juga berkeberadaan penduduk di Wilayah Pemerintahan kabupaten Bangka selatan tentu menjadi tantangan berkeadilan dalam penyelesain permasalahan di wilayahnya. Dengan memfasilitasi itu semua dengan upaya pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang kebetulan baru 1minggu kepala daerah yaitu Riza Herdavid resmi sebagai Bupati bangka selatan.

Pemerintah Bangka Selatan pun mempasilitasi ruang kepada Pt SNS dengan Masyarakat kecamatan Lepar ponggok di balai daerah bangka selatan bertempat di rumah dinas bupati bangka selatan pada senin, 8/3/2021 yang digelar pukul 09.00 wib hingga selesai.Tentunya pemberlakuan ini dengan harapan mediasi yang akan menciptakan pertemuan dan harapan baik antara perusahaan PT SNS dengan Masyarakat di hadapan pemerintah Kabupaten Bangka selatan.

Undangan mediasipun dihadiri oleh kepala pejabat daerah yang terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, kapolres Bangka Selatan, perwakilan PT SNS, Ketua DPRD kabupaten Bangka selatan, Dan Ramil, kapolsek Toboali dan juga kapolsek lepar pongok beserta jajarannya begitu juga camat lepar pongok beserta masing masing aparatur desa dan perwakilan 4 desa dari masing masing masyarakat hadir dalam kesempatan ini untuk mendengar secara langsung penyampaian dari kedua pihak yaitu keinginan dari masyarakat desa lepar pongok dan klarifikasi dari pihak perusahaan PT SNS. Nanum harapan apa yang diinginkan oleh masyarakat belum ketercapain yang hal ini karena selaju pemilik perusahaan tidak hadir ditempat dan hanya diwakili oleh perusahaan.

Bupati Bangka selatan “Reza Herdavid” selaku tuan rumah dalam mediasi tersebut mengatakan diawal ini mediasi sepertinya tidak ada hasil namun ia Riza meneruskan dengan mengambil langkah sebagai audensi mengatakan kepada perwakilan perusahan PT SNS untuk menghadirkan pemangku keputusan / pengambilan keputusan.

Ia meneruskan bahwa pada dasarnya ada tuntutan dari masyarakat, maka dengan situasi seperti kita minta kembali kepada pihak perwakilan PT SNS untuk tetap menghadirkan pengambilan keputusan dari perusahaan dan untuk tetap menghadirkan audensi, jika tidak hadir maka saya akan ajukan ke Gubernur keterkaitan masalah ini dan nantinya Tim OPD untuk segera melakukan investigasi terkait permasalahan ini.

“Saya yakin akan adanya kesepakatan diantara masyarakat dengan PT.SNS yang berada di kepulauan hal ini dikarenakan kurangnya perlakuan kurang baik dengan berbagai laporan yang kami terima, namun kami akan selalu objektif sehingga tidak ada kesan membela perusahaan maupun masyarakat dengan mengambil jalan tengah hingga mencapai mufakat dan berkeadilan. Yang jelas masyarakat lepar pogok siap bersepakat dengan arti bahwa masyarakat adanya keginginan yang selama ini perusahaan tidak menjalankan kesepakatan.

Diakhir kata Riza Herdavid berharap kepada masyarakat jangan anarkis dan apa yang dikerjakan perusahaan berikan kesempatan waktu dan jangan anarkis lagi. Saya minta untuk diatur kembali audensi ini dengan menghadirkan pimpinan perusahaan dan kalau pimpinannya tidak datang jangan pula panggil saya. Ujar bupati basel. ( FR )