Beranda DAERAH KNPI dan Pemuda Pancasila : Pengiriman Mineral Ikutan Timah Akhir Desember 2020...

KNPI dan Pemuda Pancasila : Pengiriman Mineral Ikutan Timah Akhir Desember 2020 Adalah Yang Terakhir.

BERBAGI

Buser24jam-Belitung. Berbagai upaya telah dilakukan agar pengiriman mineral ikutan timah keluar pulau Belitung tidak dilakukan dengan cara yang menabrak aturan.

Ketua KNPI Belitung M. Hafrian Fajar meminta kepada seluruh pihak terkait terutama Pemda Kab. Belitung agar benar-benar Komitmen untuk mengamankan sumber daya mineral ikutan Timah yang sangat potensial ini.

Jika diakhir tahun 2020 kemarin pengiriman mineral ikutan timah ini tetap dilakukan, mulai tahun ini harus ada upaya yang serius untuk mencegah potensi kerugian daerah yang lebih besar. “Stop penjualan mineral ikutan timah keluar daerah yang tidak melakukan proses pengolahan dan pemurnian yang standard,” tegas pria yang akrab disapa Jarwok ini.

Lebih lanjut Jarwo mengtakan sudah cukup kami membeberkan terlalu banyak indikasi pelanggaran yang dilakukan, mulai sekarang kami harap pak Bupati dapat bersikap lebih tegas mengamankan aset potensial ini. Ini awal tahun kita awali dengan baik agar kedepan kita bisa menjadi daerah yang unggul.

Sikap yang sama juga disampaikan oleh MPC Pemuda Pancasila Kab. Belitung, Saftomi sebagai Ketua mengatakan bahwa mineral ikutan timah ini dapat diusahakan namun dengan cara yang benar, bukan sekedar membeli dan menjual.

Pemda jangan terbuai dengan pembayaran pajak karna ada potensi pendapatan yang lebih besar yang bisa didapat jika mineral ikutan ini dikelola dengan benar. “Dispenda juga harus memperhatikan dasar hukum penerimaan pajak tersebut, jangan asal pungut, karna jika tidak sesuai bisa jadi semacam pungutan liar,” pungkasnya.

Kemudian tambahnya, Pemda harus mendesak agar pengelolaan mineral ikutan timah ini agar sesuai standard, agar ada peningkatan nilai tambah, ini sangat penting. Apalagi pihak pengusaha sudah berjanji didepan pak Bupati dalam pertemuan di Pandan House bahwa mereka akan berinvestasi untuk pengolahan dan pemurnian dan telah berjanji bahwa pengiriman pada Desember 2020 adalah yang terakhir.

“Untuk itu mari kita awali tahun 2021 ini dengan pembenahan secara serius,” tegasnya. (Tim)