Beranda NASIONAL Keblinger….!! Puluhan Juta Dana Desa Poskamling Mubazir, Akses Jalan Kuwala Gebang –...

Keblinger….!! Puluhan Juta Dana Desa Poskamling Mubazir, Akses Jalan Kuwala Gebang – Sanggalima  Hancur Tak Digubris

BERBAGI

Buser24jam.com | Langkat ( SUMUT).

Pembangunan Pos Kamling puluhan juta rupiah Tahun 2020 bersumber dana desa (DD) di desa desa Kabupaten Langkat menuai sorotan di anggap sebagai proyek mubazir dan latah alias ikut ikutan,sementara akses jalan masih rusak butuh material walaupun sudah bergotong royong dan beberapa pengusaha sudah bersumbangsih merawat Jalan Desa Kuwala Gebang – Sanggalima Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat,Sabtu ( 2/1/2021).

Entah takut menggunakan anggaran Kepala Desa dalam bertindak mengambil suatu polakeputusan,
padahal aturan dasar pembangunan yang sifat nya mendesak sudah di atur dalam PermenDesa PDTT 17 tahun 2019 tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Sulit nya menilai mana bangunan yang penting bersekala prioritas dan mana yang bangunan tidak bersekala prioritas yang di butuhkan masyarakat terkadang hanya di dalam rapat Musrenbang(Musyawarah Pembangunan Desa) di desa pun tidaklah menjadi sebagai dasar hukum dalam program pembangunan desa.


Aswad selaku Ketua BPD Desa Kuwala Gebang ketika di kompirmasi terkait 3 Poskamling di Dusun II,Dusun III yang di nilai proyek mubazir dan latah (ikut ikutan) mengatakan,kami tidak bisa bilang apa apa ,itu sudah program,mana bisa BPD bilang apa apa,ungkap Aswad di rumah nya.

Tentang terbatas nya bantuan pengusaha dalam memperbaiki jalan dan hancurnya jalan akibat musim hujan bersamaan mobilisasi pembangunan TPT dan hotmix,Aswad mengungkapkan,Saya menyayangkan kerusakan jalan hingga berkilometer,padahal yang di bangun cuma ratusan meter,sampai hari inipun besaran biaya nya saya tidak tau karena tidak ada plang nya,tutur Aswad.

“Besaran biaya bangunan Pos Kamling itu kalau tidak salah saya antara 16 – 18 jutaan,aneh nya bangunan Pos Kamling ini pun belum siap,karena mau masuk kedalam tidak ada jembatan kek,atau tangga titinya,anehkan,kata Aswad.


Sulit nya pemerintahan desa dalam merawat jalan padahal Milyaran Rupiah negara sudah memberikan kewenangan untuk mengelola anggaran ,malah pemerintahan desa lebih memilih membangun Pos Kamling di pandang cuma akal akalan saja,seperti terlihat Pos Kamling di Desa Sanggalima,Dogang dan Pasar Rawa.

Farida terkait proyek mubazir ini ketika di kompirmasi di rumah nya tidak berada di tempat,

Tentang jalan rusak di gotong royongkan sedikit sekali melibatkan masyarakat sementara masyarakat siap untuk bergotong royong,ketika di kompirmasi lewat wa pun tidak membalas,namun melalui salah seorang masyarakat Dia menyampaikan,kenapa saya yang di salahkan,seperti TPT di Pantai Pasir Hitam saya gak tau menau,kalau saya melibatkan kalian bergotong royong yang ada nanti kalian bertengkar dengan pihak yang lain,ucap Pak Boy Asnawi.

Ramadhansyah Akbar,SPd ketika dikompirmasi di kantornya tidak berada di tempat,namun lewat beberapa kepala dusun menyampaikan,beberaKamlingh dam sertu sudah di rawat jalan itu,namun karena musim hujan dan pembangunan TPT dan pengaspalan Hotimix ya jalan nya jadi hancur lagi,jadi sia sia saja jadi,kata mereka bersamaan.

Sementara dari pantauan di lapangan kerusakan jalan Margasilima Desa Sanggalima – Kuwala Gebang walaipun sudah ada pengusaha bersumbangsih dan bergotong royong namun kubikasi material masih banyak di perlukan agar akses jalan mudah untuk di lalui,terlebih curah hujan belum bisa ditentukan kapan berakhirnya,(AYR).