Beranda HUKUM & KRIMINAL Kapolda Kep Babel Tegaskan ” Tidak Boleh Dibiarkan, Seperti Tidak Ada Hukum...

Kapolda Kep Babel Tegaskan ” Tidak Boleh Dibiarkan, Seperti Tidak Ada Hukum di Babel “

BERBAGI

Buser24jam- Bangka Belitung. Cara kekerasan seperti ini ataupun kebiasaan seperti ini tidak boleh dilakukan, maka harus dilakukan penindakan tegas agar tau bahwa yang dilakukan itu salah. Sengketa itu bisa diselesaikaan dengan kepala dingin dengan bernegoisasi yang benar dengan tidak dengan cara kekerasan. Ujar kapolda kep Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat disaat mengisi konferensi Pers 20/7/2021.

Terjadinya tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang serta pengerusakan Kapal Isap Produksi KIP Citra Bangka Lestari pada hari Senin 12/7/2021 lalu di perairan Air Antu Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka yang dilakukan kekerasan mengakibatkan kerugian cukup besar, dengan barang diatas kapal perkiraan senilai 8, 7 (Delapan koma Tujuh) miliar. Diantaranya kerusakan mesin kapal dipecahkan dan juga pada mesin dimasukkan pasir.

Kapolda Kep Babel Ijen Pol Anang Syarif Hidayat menjelaskan bahwa dengan bersama sama pelaku berangkat dari daratan air antu dengan menggunakan perahu motor lalu menaiki Kapal Isap Produksi KIP Citra Alam Lestari fan selanjutnya langsung melakukan kekerasan serta pengerusakan. Hampir seluruh bagian kapal dirusak dengan menggunakan kayu dan besi. Dari kejadian tersebut Polda Kep Babel melalui DIt Polairud, Ditreskrimum serta Polres Bangka melakukan penyelidikan dan mendapatkan data fakta dari rekaman Cctv, Vidio dan dari beberapa saksi lainnya.

Dari upaya yang dilakukan Polda Babel mengamankan sementara, 7 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka diantaranya ;
1. S alias NG warga desa deniang kec.Riau silip- Bangka. Berperan sebagai orang yang menyuruh untuk melakukan tindak pidana dan juga menyuruh naik keatas kapal dengan juga membawa kayu dan besi.

2. H alias B alamat ; Dusun Cit-sungailiat bangka. Ia berperan sebagai pelaku kekerasan terhadap orang dan barang, yaitu melakukan pengerusakan kapal dan melakukan pemukulan dengan menggunakan kayu terhadap satpam KIP CBL atas nama Sunanda.

3. S alias M beralamat Dusun Tg Tuing. Ia dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap KIP CBL

4. EH alias A tinggal di Desa Air Antu Kecamatan Riau silip yang juga berperan sebagai pelaku kekerasan dengan kekerasan di KIP CBL.

5. P alias M alamat Desa Deniang Riausilip berperan sebagai pelaku kekerasan perusakan terhadap KIP CBL.

6. Ajiu alamat TG Tuing Riau silip berperan sebagai pelaku kekerasan dan kekerasan terhadap KIP CBL

7. Y Alias A alamat Dusun Simpang mapur juga berperan sebagai pelaku kekerasan terhadap pebgerusakan KIP CBL.

Jenderal berpakat bintang dua di pundak ini pun menjelaskan bahwa para tersangka di tangkap dirumah kediaman masing masing pada senin 19/07/2021 dan resmi dilakukan penahanan sejak 20 /07/2021

Untuk saat ini penyidik baru bisa mengumpulkan barang bukti berupa ; 1. kayu sebanyak lebih kurang 100 batang dengan panjang lebih kurang 1 meter.

2. CCTV kapal sebanyak 2 unit yang juga membantu pengungkapan tersangka.

3. Peralatan kapal berupa alat navigasi yang sudah dirusakyang kita jadikan barang bukti.

4. Karung berisi pasir timah yang digunakan mengisi kedalam mesin kapal maupun dibuang

Dari perbuatan yang dilakukan tersangka melanggar pasal 170 ayat 1 ; barang siapa yang dengan sengaja terang terangan bersama sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang dengan pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.
ayat 2 ; jika dengan sengaja menghancurkan barang barang /jika kekerasan yang digunakan mengakibatka luka luka diancam pidana paling lama 7 tahun penjara.

Dan juga diberatkan dengan pasal 410 ; barang siapa yang dengan sengaja melawan hukum menghancurkan atau membikin tidak dapat dipakai sesuatu gudang/ kapal yang seluruhnya atau sebagainya milik orang lain diancam pidana 5 tahun.

Kapolda babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat pun menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan pemeriksaan pendalaman oleh penyidik dan akan dikembangkan tergantung pemeriksaan ini dan saat ini KIP CBl sudah diamankan di perairan Pangkalbalam dan dengan barang bukti akan dijadikan proses lebih lanjut. ( FR/WT)