Beranda NASIONAL Kapal Isap Produksi (KIP) Mega Fajar Putus Jangkar Hingga Larat ke Tepian...

Kapal Isap Produksi (KIP) Mega Fajar Putus Jangkar Hingga Larat ke Tepian Pantai Matras

BERBAGI

Buser24jam.com- Sungailiat bangka. Keberadaan kapal Isap Produksi (KIP) Mega Fajar hingga saat ini masih dalam kondisi miring pada lambung kiri menjadi tontonan masyarakat di pandai matras sungailiat bangka kepulauan Bangka Belitung.

Kapal isap Produsi milik keagenan Pt Harsa Sanjaya, saat di konfirmasi melalui via handphone nenyampaikan, sebelumnya keadaan cuaca saat itu kurang baik diperkirakan ombak laut saat itu mencapai 2,5 meter menghantam lambung kapal hingga sebagian air laut masuk ke lantai kapal dan kemarin kita sudah komunikasi kepada pihak kapal untuk mencari tempat berlindung namun naas belum sempat kita bergeser hempasan ombak laut saat itu terus menghantap lambung kiri kapal hingga kapal hilang keseimbangan. Jadi usaha pihak crew kapal semaksimal sudah dilakukan.

Sekitar pukul 24.30 wib dini hari cuaca semangkin memburuk hingga jangkar kapal putus kapal tidak bisa bertahan hingga larat mengikuti arus yang kala itu air laut sedang pasang tinggi hingga mesin induk mati terendam air..kapal tidak berfungsi untuk olah gerak hingga kapal terus hanyut terbawa arus ketepian didepan pantai matras.

Yudi selaku agent pelayaran untuk saat ini 23 crew kapal termaksud nakoda dan security beserta waskip dalam keadaan selamat, kami dari pihak keagenan bersama petugas intansi terkait melakukan evakuasi dan menunggu tindaklanjut dari intansi berwenang, 2/1/2021

Melalui kantor kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalbalam Wilayah Kerja Sungailiat, Okta selaku staf mengatakan ‘ Iya tadi pihak agent sudah konfirmasi, dan juga berkoordinasi dengan petugas TNI AL dan BASARNAS terkait insiden Terdamparnya kapal Isap Produksi ( KIP) Mega Fajar tersebut untuk saat ini kondisi kapal kandas kandas diperairan matras, dan segera untuk dievakuasi semua crew selanjutnya kapal akan diapungkan dan ditarik dengan menggunakan tugboat ke tempat yg lebih aman., ujar Okta. (Fr)