Beranda FAKTA & PERISTIWA Jembatan Penghubung Aia Taganang Dengan Matua Katiak Kondisinya Rusak Parah

Jembatan Penghubung Aia Taganang Dengan Matua Katiak Kondisinya Rusak Parah

BERBAGI

Agam, Buser 24jam.com:

Jembatan penghubung antara jorong aia taganang dengan matua katiak,saat ini kondisi nya sangat rusak parah,di minta pengendara roda empat dan roda dua utk lebih berhati hati apabila melintasi jembatan ini,selain susunan kayu balok yang sudah merengang bahkan ada juga yang sudah lapuk. Dan dapat mengancam keselamatan bagi pengendara.

Jembatan penghubung aia taganang dan matua katiak,merupakan jalan al ternatif bagi masyarakat kecamatan palupuh menuju ibu kota kabupaten agam, lubuk basung.di samping mempersingkat waktu tempuh.karena sebelumnya masyrakat kecamatan palupuh termasuk pak camat dan anggota legislatif yang berasal kecamatan palupuh sehari harinya melintasi jalan dan jembatan di aia taganang.

“apabila ada urusan ke lubuk basung melintasi jembatan ini, berhati – hati kondisi jembatan sudah lapuk dan sangat memprihatikan”,ucap seorang warga yang melalui jalan tersebut.Saya pernah mengalami Melawati jembatan tersebut dan membutuhkan waktu yang sangat lama pada saat pengurusan Surat-surat dan perpindahan KK / akte kelahiran mempuh jalan yang sangat lama.”tutur St. mandaro seorang warga.

BACA JUGA:  Bupati Dairi Sport Pagi Ke Kelurahan Hutagambir

Melalui Jembatan mato katiak ini jln ke ngarai sianok lebih cepat 25 menit dan langsung sampai di kantor camat matur.

Namun saat ini jembatan penghubung kondisinya sangat memperihatinkan,apabila kayu-kayu yang sudah lapuk terlindas oleh kendaraan roda 4 akan bisa mengakibatkan terjun bebas ke dalam sungai yang tingginyya mencapai 8 meter ini.

Jembatan yang terdapat antara dua kecamatan ini yakini kecamatan matur dan kecamatan palupuh butuh perhatian dari pemerintahan kabupaten agam,karena jalan ini merupakan jalan ekonomi bagi masyarakat kedua kecamatan.

Masyarakat aia taganang dan masyarakat matur berharap kepada pemerintah kabupaten agam agar segera utuk merenovasi jembatan ini,karena kalau tidak segera di perbaiki ekonomi masyarakat akan terganggu,dan untuk menjual hasil tani terlebih dahulu berputar kembali melalui fanta,dan itu butuh waktu lama,bahkan pak camat dan pejabat pejabat serta perangkat kecamatan yang berurusan ke lubuk basung harus berputar melalui jalan yang berliku dengan waktu tempuh yang lama.(afna)

BACA JUGA:  Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid -19, Kodim 0311/Pessel Bagikan Masker Kepada Jamaah Mesjid Taqwa