Beranda FAKTA & PERISTIWA Herman Sofyan Bantah Isu Miring Terkait Jabatan “Ketua DPRD”

Herman Sofyan Bantah Isu Miring Terkait Jabatan “Ketua DPRD”

BERBAGI

Buser24jam. Com. Bukittinggi — Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan, SE bantah Isu baru yang berkembang di tengah masyarakat bahwa dirinya akan diganti sebagai ketua DPRD Kota Bukittinggi ketika diwawancarai oleh wartawan di kediamannya.

“Janganlah ditimbulkan isu-isu, karena partai Gerindra ini adalah partai yang dibesarkan dan dihidupkan oleh kader-kader militan dengan tenaga, pikiran dan uang pribadi selama 13 tahun di bumi Indonesia karena kecintaan kader dan pengurus kepada bapak Prabowo Subianto” ucapnya.

Herman percaya bahwasanya Gerindra adalah Partai besar yang dibangun atas kesolidan dan pengorbanan kader sejak berdirinya dengan baik, serta dipimpin oleh pimpinan besar seperti H. Prabowo Subianto. Dan Ia yakin bahwasanya tidak mungkin sang Jendral membuang kadernya, Karena seperti yang di ketahui dalam kemiliteran bahwa loyalitas dan kesetiaan sangat beliau hargai. Selain itu, Herman sendiri merupakan kader tertua Partai Gerindra Sumatra Barat yang telah mengabdi kepada Prabowo sejak 1988 dari budaya melalui IPSI ( Ikatan Pencak Silat Indonesia ) dan SMI (Satria Muda Indonesia) hingga ke partai. Apalagi Herman adalah sosok yang telah dibesarkan oleh partai Gerindra sejak 2008.

Pengabdian Herman dalam mengharumkan nama Bapak probowo, dengan tanggung jawab, dedikasi, loyalitas, di kota Bukittinggi dan Sumatera Barat sendiri patut di acungi jempol. Bahkan secara umum masyarakat tahu selama 23 tahun Sekretariat yang berlokasi di jln. H.M Yamin no. 10 kota Bukitinggi adalah sekretariat yang disiapkan Herman sebagai wujud dedikasinya. Sekretariat inilah salahsatu tempat di Sumbar yang pernah di kunjungi mantan Danjen Kopassus ini pada tahun 1992 silam, tepatnya pada acara silaturrahmi Pencak Silat yg di adakan oleh PPS SMI.

“23 thn basis Bapak Prabowo ini berdiri dengan anggaran sewa dari diri pribadi, demi membuktikan kesungguhan saya dalam mengabdikan diri kepada Pak Prabowo, saya mengusahakan secara sungguh-sungguh fasilitas sarana prasarana, dana, tenaga serta segenap pikiran saya, karena saya mengingat hal ini penekanan pengabdian yang di amanatkan Pak Kivlan Zen kepada saya yg laksanakan sampai saat ini” ungkapnya.

Bahkan saat Kembali ditanya terkait polemik pengurus lama dan baru, Herman justru mengaku tidak ada masalah, karena sebagai kader Ia pun pasti patuh kepada aturan DPP dengan kesan enggan dan mulai seperti mengelak saat diwawancarai .

“Partai Gerindra adalah partai yang besar, Pedoman dan ketentuan bagi semua kader telah tertuang dalam AD/ART,dan kita juga harus berpedoman kepada keputusan BSO(Badan Seleksi Organisasi) DPP, mahkamah Partai serta mekanisme yang harus dipatuhi sesuai aturan partai, karena seorang kader harus cerdas, karena para kader telah melewati pendidikan kader partai, seperti saya sewaktu pendidikan di Hambalang dulu”, ungkapnya.

Saat di tanyai pendapatnya tentang pencabutan perwako nomor 40 dan 41, sambil tersenyum Herman justru terlihat membela rekan separtainya.

“Meski sama-sama dari Partai Gerindra, Ketua DPC Partai Gerindra kota Bukittinggi yang juga adalah Walikota kita, tentunya mempunyai langkah hukum sendiri, dan saya percaya beliau mampu, karena beliau adalah pilihan masyarakat Kota Bukittinggi, bahkan saya berkomitmen atas nama DPRD kota Bukittinggi saya akan tetap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Bukittinggi sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, Politikpun harus profesional, jangan sampai mencampur adukan masalah”, pungkas Panghulu suku Guci bergelar Dt. Sidi Bandaro ini pada akhir wawancara.

 

 

Tim