Beranda DAERAH Gubernur Kep Babel Prihatin Atas Tragedi di Perairan AIK Antu KIP CBL-...

Gubernur Kep Babel Prihatin Atas Tragedi di Perairan AIK Antu KIP CBL- Nelayan Matras Bedukang

BERBAGI

Buser24jam-Pangkalpinang Babel. Tragedi diduga telah menjadi tindak pidana kekerasan terhadap orang dan barang pada tragedi Kapal Isap Produksi (KIP) Citra Bangka Lestari di Perairan Deniang Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka Induk pada senin 12/7/2021 lalu menjadi sorotan perbincangan publik. Hingga unggahan fosting Erzaldi rosman di Facebook.Com yang bertuliskan :

Saya selaku pribadi dan selaku Gubernur Bangka Belitung memahami kepedihan hati saudara-saudaraku nelayan Matras-Bedukang akhir-akhir ini.

Tapi insyaAllah walaupun kewenangan saya selaku Gubernur sudah dibatasi oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, dalam hal ini UU No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, pasal 6 menyatakan bahwa pengelolaan (perizinan, pembinaan, dan pengawasan) pertambangan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat c.q. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, dengan demikian, saya selaku Gubernur Kepulauan Bangka Belitung tidak dapat/tidak berwenang untuk mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP), termasuk IUP PT Timah, termasuk mencabut Surat Perintah Kerja (SPK) Kapal Isap Produksi (KIP) mitra PT Timah yang merupakan bagian dari Pembinaan dan Pengawasan terhadap kegiatan usaha pertambangan PT Timah, tapi insyaAllah dengan izin dan kuasa-Nya, saya akan bersama-sama saudara-saudara menyampaikan aspirasi ini ke Pusat.

Saya akan memfasilitasi pertemuan kita dengan beberapa putra daerah kita yang ada di Pusat agar mereka juga turut serta mempengaruhi kebijakan Pusat terkait perizinan dan operasional PT Timah.

Semoga dengan adanya hubungan primordial, orang-orang Babel yang ada di Pusat seperti Pak Ridwan Djamaludin putra asli Muntok yang menjabat sebagai Dirjen Mineral dan Batubara KESDM dan Pak Bambang Pattijaya di Komisi VII DPR RI bisa memahami kondisi ini dan mendesak Pusat memberikan solusi untuk laut kita. Ujar Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka belitung yang tertulis postingan pada 21/07/2021. 7 jam yang lalu. (FR/As)