Beranda ENTERTAINMENT Dugaan Adanya Bau Gratifikasi di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang, Mantan Kadis PU Pangkalpinang...

Dugaan Adanya Bau Gratifikasi di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang, Mantan Kadis PU Pangkalpinang Laporkan Ke KPK

BERBAGI

Buser24jam – Pangkalpinang Babel
Adanya dugaan bau tidak sedap di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, hingga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pangkalpinang Suparlan melaporkan hal tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Perlu diletahui suparlan yang kini menjabat sebagai Staf Ahli dan SDM menyampaikan pada 7 Maret 2022, Suparlan mengakui menerima uang gratifikasi yang diterima dari Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil sebesar Rp50 juta yang disebut sebagai fee pembebasan tanah rencana pembangunan Jalan Kerabut – Selindung dan Jalan Tembus Lingkar Timur dari pihak PT Mitra Anugrah Perdana pada tanggal 29 Desember 2021 lalu.

Laporan Suparlan kemudian direspon KPK dengan mengeluarkan Surat Keputusan pimpinan KPK nomor 593 tahun 2022 tentang penetapan status kepemilikan gratifikasi menjadi milik negara atas nama Suparlan Dulaspar pada tanggal 14 Maret 2022 yang ditandatangani oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

BACA JUGA:  Kapolres Simalungun Ikuti Penyuntikan Dosis Ke Dua Yang Digelar Pemkab Simalungun

Surat penetapan status kepemilikan gratifikasi kemudian disampaikan ke Suparlan melalui surat nomor B/1662/GTF.02.01/13/03/2022 tertanggal 17 Maret 2022 yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas PLT Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik Isnaini atas nama Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK.

Isi surat tersebut meminta Suparlan Dulaspar menyetor uang gratifikasi ke rekening Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jakarta Veteran atas nama KPK QQ RPL 175 GRATIFIKASI UTK TITIPAN.

Terkait hal tersebut, wartawan berupaya mengonfirmasi laporan gratifikasi ke KPK tersebut ke Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil. Namun Molen, sapaannya, mengatakan tidak tahu menahu soal itu.

“Surat apa. Saya belum tahu. Malah baru dengar,” ujar Molen saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis, 19 Mei 2022.

BACA JUGA:  Satuan Samapta Polres Pangkalpinang Laksanakan Patroli Subuh

Ditanya apakah benar memberi uang Rp50 juta kepada Suparlan sebagai fee pembebasan lahan rencana pembangunan Jalan Kerabut – Selindung dan Jalan Tembus Lingkar Timur dari PT Mitra Anugrah Perdana, Molen dengan tegas membantah

Uang dari mana kalau saya yang kasih. Kok saya yang kasih. Saya tidak tahu. Laporannya secara resmi belum saya terima,” ujar dia.

Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait surat penetapan kepemilikan gratifikasi menjadi milik negara atas nama Suparlan Dulaspar.( red )