Beranda FAKTA & PERISTIWA Dr. M. Fauzan Beberkan Tuduhan Hendra Honorer RSUD Kota Pangkalpinang

Dr. M. Fauzan Beberkan Tuduhan Hendra Honorer RSUD Kota Pangkalpinang

BERBAGI

Buser 24Jam.Com, Pangkalpinang- terkait adanya pemberitan Rumah sakit umum daerah Depati Hamzah kota Pangkalpinang tentang adanya penyimpangan belanja oksigen sisa pakai pasien Covid 19 oleh salah satu honorer RSUD Depati Hamzah ternyata bukan seorang tenaga kesehatan.

Siapakah dan bagaimana sosok Hendra berdasarkan konfensi pres direktur RSUD Depati Hamzah. Dr. M. Fauzan selama berkerja di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang ternyata sering kali bermasalah pimpinannya dan sempat tidak mau lagi memperpajang kontrak karena tidak ditempatkan di gudang oksigen yang selama ini bisa mendapatkan insentif lebih

“Sering buat masalah dan sering melawan atasan serta tidak akur dengan teman sejawat,” sebutnya. Kamis,(25/2)

Direktur RSUD Depati Hamzah mengatakan bahwa terakhir Hendara tidak ditempatkan lagi digudang oksigen tapi dibagian kebersihan dan kadang sering tidak masuk kerja karena penempatan di bagian yang baru tersebut

“Terakhir dia (Hendra,red) mengundurkan diri dan tidak mau menandatangani surat perjanjian kontrak dan mintak diberhentikan,”jelasnya

Dengan adanya laporan Hendra di Kejaksaan dan ramai diberikan seolah-olah RSUD Depati Hamzah melakukan pengelapan isi tabung oksigen padahal di RSUD sudah kerjasama dengan pihak ketiga untuk masalah oksigen tersebut.

“Untuk pengisiannya tabung oksigen bekas pasien Covid 19 melalui Igas Samator biasanya pengisian ulang tabung sisa sisa oksigen akan dibuang karena takut ada sisa atau bekas pakai usaha lain seperti las dan yang lainnya,”ungkapnya

Selanjutnya masalah insentif dan honor yang juga dilaporkan oleh Hendara. Dr. M. Fauzan yang ada insentif tambahan hanya Dokter, dan nakes lainnya. Tapi karena honorer maka Hendra tidak mendapatkan insentif tambahan

“Kalau insentif tambahan di masa Covid 19 ada tapi hanya khusus tenaga ahli atau tenaga kerja kesehatan, sedangkan Hendra hanya tamatan SMA jadi tidak ada hak mendapatkan insentif Covid 19,” katanya

Kami di RSUD Depati Hamzah berkerja dengan ikhlas dan tulus mendedikasikan diri kami untuk kesehatan masyarakat kota Pangkalpinang

“Mohon bantu kami agar RSUD Depati Hamzah ini bisa memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat di kota Pangkalpinang,”pungkasnya. (Pardi)