Beranda NASIONAL Distrik Navigasi Kelas I Palembang Paparkan Hasil Survey Alur Pelabuhan Pangkalbalam di...

Distrik Navigasi Kelas I Palembang Paparkan Hasil Survey Alur Pelabuhan Pangkalbalam di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel

BERBAGI

Buser24jam-Pangkalpinang Babel. Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Pangkalbalam Dan Pelabuhan Belinyu di Kepulauan Bangka saat ini telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, melalui Distrik Navigasi Kelasa I Palembang. Survey penetapan alur yang diharapkan dapat menjadi tujuan untuk memperoleh berbagai aspek kepentingan keselamatan dan kelancaran berlayar dalam efesiensi penyelenggara diwilayah Kerja yang mencangkup Pangkalbalam sampai buoy MPMT meliputi kolam putar dan Area labuh kapal.

 

Seperti yang disampaikan oleh ADI NATA WIJAYA S.sos jabatan Survey (Divnaf) bersama tim yaitu, BAMBANG SETIAWAN dan SAEFUDIN bahwa kami sudah melakukan survey sejak tanggal 02 Juli s/d 14 Juli 2021 yang lalu, di Pelabuhan Pangkalbalam berkoordinasi dengan intansi terkait untuk pelaksanaan survey tentunya survey yang kami lakukan menggunakan sarana dan fasilitas untuk mendapatkan suatu tujuan data teknis awal kami lakukan  membuat penentuan posisi titik koordinat control BM, lalu pengamatan pasang surut, pengukuran beda tinggi, pengukuran garis pantai, kalibrasi, pemeruman sounding dan pengambilan data sound velocity. Secara teknis kami melakukan pengambilan pasang surut di koordinat : 2”05’51.78” S- 106”07’46.47” bertempat di Pelabuhan Penumpang dengan dari hasil pengamatan pasang surut lalu kami melakukan pengukuran beda tinggi antara BMBKPL.1 dan stasiun Pasut dilaksanakan dua sesi Pulang-Pergi dengan tujuan meninimalisir kesalahan dari bacaan alat hingga di dapat kesimpulan pada BM 1 terhadap pasang surut 9.1. ujar Adi nata Wijaya kepada tamu undangan dalam rangka Facus Group Discussion FGB penetapan alur pelayaran  pelabuhan pangkalbalam dan pelabuhan Belinyu di Kantor Gubernur Kep Babel ruang Maligai, 24/8/2021.

ADI NATA WIJAYA S.sos dalam paparannya menjelaskan pengukuran garis pantai juga dilaksanakan pada area Dermaga Pelabuhan Pangkalbalam kita menggunakan metode RTK dengan alat GPS-GNSS Altus APS3L yang di kalibrasi sebelum pelaksanaan sounding pengukuran offset peralatan Multibeam, Motion Sensor dan GPS di pasang pada perahu yang kami gunakan ini bertujuan mendapatkan nilai sudut simpangan dari peralatan sounding. Secara teknis pelaksanaan survey sounding ditrik navigasi Kelas 1 Palembang menggunakan  fasilitas alat dan cara Multibeam Echosounder (MB2) dengan standar acuan SP44 IHO interval lajur Perum dengan menyesuaikan lebar sapuan Multibeam  (4x kedalaman)

Dari pelaksanaan kegiatan survey Hidro-Oceanografi yang kita laksanakan dengan tujuan Penetapan Alur Pelayaran  masuk Pelabuhan Pangkalbalam  dari data pengambilan kecepatan suara dalam air yang dilakukan pada pagi dan sore hari itu dilakukan sebelum dan sesudah melaksanakan sounding. Dari areal survey pun kita tentukan areal terdalam pada rencana lokasi setiap harinya dengan alat pendukung AML Mitos-X dilankutkan dengan pengolahan data hasil survey menggunakan software PDS Teledyne, Global Mapper dan Argis  dengan menghasilkan data Raw Sounding Peta Bathimetri dan penggambaran Peta Tematik Alur Pelayaran  Pangkalbalam.  ( FR )