Beranda HUKUM & KRIMINAL Diminta Polres Dairi Tangkap Pelaku penganiayaan Pada ibu Dan Anak Di Desa...

Diminta Polres Dairi Tangkap Pelaku penganiayaan Pada ibu Dan Anak Di Desa Parbuluan III

BERBAGI

Buser24jam.com Parbuluan Dairi Sumut.Ibu dan anak perempuan serta cucu perempuan berumur 4 tahun diserang membabi buta oleh seorang pria pakai parang panjang di perladangan Barisan Nainggolan Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi sabtu 9/10/2021.

Saat awak media mendapat
Informasi dari suami korban berinisial (AL) awak media langsung mendatangi kediaman korban dan mengkonfirmasi sdr Sinur Br Nainggolan dan anaknya Citra Liskaya Limbong selaku korban Penganiayaan yang dilakukan MS mengatakan bahwa pihak keluarganya sudah melaporkan pelaku MS ke POLRES Dairi beberapa hari yang lalu Minggu 10/10/2021namun sampai saat ini Jajaran POLRES Dairi belum melakukan upaya Penangkapan pada MS yang diduga tersangka pelaku penganiayaan terhadap Dua Perempuan dan seorang anak dibawah umur diperladangan Barisan Nainggolan Dairi Sumatera Utara.

Korban penganiayaan Citra Riskaya Limbong dan ibunya Sinur br Nainggolan didampingi keluarga mengatakan mengapa sampai saat ini Jajaran Polres Dairi belum menangkap Pelaku Penganiayaan terhadap kami,ungkapnya dengan nada sedih dan nenahan sakit yang di derita akibat teraniaya padahal kami perempuan yang harus diberi perlindungan dan harus mendapatkan keadilan ungkapnya.

Selanjutnya Sinur Br Nainggolan juga menunjukan Surat tanda Terima Laporan polisinya dengan Nomor.STPL/B/244/IX/2021/SPKT/RES DAIRI/POLDASU. laporan polisi di SPKT Polres Dairi,pada Minggu 10/10/21 yang lalu tapi sampai saat ini pelaku penganiayaan terhadap kami masih bebas berkeliaran dan tidak ditahan oleh Polres Dairi seakan akan sipelaku kebal hukum ungkap SInur Br Nainggolan ,dan pihak keluarganya berharap agar aparat Penegak Hukum Jajaran Polres Dairi tidak tebang pilih dalam melaksanakan tugas penegakan Hukum diwilayah Kabupaten Dairi ungkapnya.

SInur Br Nainggolan dan Pihak keluarganya Juga meminta agar pelaku penganiayaan terhadap dirinya dan anaknya selaku perempuan yang Lemah dan anaknya yang masih dibawah usia dijerat hukuman yang sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya Citra Liskaya Limbong juga mengatakan,akibat penganiayaan yang di lakukan MS akhirnya tangan kiri saya mengalami patah tulang lantaran diserang MS dengan memakai parang panjang ungkapnya.

Sinur Br Nainggolan dan anaknya Citra Liskaya Limbong meminta agar Kapoldasu Sumatera Utara dan Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia dapat membantu dirinya dalam hal apabila Jajaran Polres Dairi tidak segera menangkap dan menahan pelaku penganiayaan terhadap dirinya dan anaknya,tegas Sinur Br Nainggolan menutup membicaraannya.

Sampai berita ini di terbitkan POLRES Dairi belum dapat di konfirmasi.
(Team)