Beranda HUKUM & KRIMINAL Diduga Oknum Panitra PN Bengkalis Selingkuhi Istri Pengacara

Diduga Oknum Panitra PN Bengkalis Selingkuhi Istri Pengacara

BERBAGI

Buser24jam.com, Pekanbaru/Riau – Terkait informasi pengaduan Sucipto SH.MH ke MA-RI awak media langsung mencari tau kebeneran informasi tersebut,

6 Januari 2021 pukul 11 pagi melalui telepon seluler awak media pun mecari tau kebenaran berita tersebut,
Sucipto SH.MH selaku pelapor menjelaskan dan menceritakan kebenaran informasi tersebut.

Memang benar saya sudah melaporkan panitra yang berinisial S ke MA-RI inisial S itu bekerja dipengadilan negeri Bengkalis, dan Sucipto SH.MH seorang pengacara yang cukup punya nama dikota medan ini pun menjelaskan kronologis kejadian tersebut.

Awal perkenalan S dengan istri saya,yang berinisial P yang juga seorang pengacara itu di tahun 2019 sekitar tanggal 15 Oktober dan berlanjut sampai tanggal 17 April 2020,istri saya ke pekan baru dalam rangka kerja,memasukan memori banding, P disuruh kepekan baru oleh S, saya sempat membaca di WA istri saya, kalo S menyuruh istri saya kepekan baru, dan akan diberi uang 20 juta, istri saya kerap x di beri job oleh S, S yang bekerja sebagai panitra ini pun memberi kan hadia ke pada istri saya berupa kalung cincin yang bernilai 13 juta an, S pun membelikan beberapa stel baju kepada istri saya.

Tak hanya itu, saya terus mencari dan bertanya kepada istri saya apa yang terjadi, aadan istri saya pun menjelaskan pada 17 April hari Jumat,tahun 2020 sekitar pukul 14 : wib sampai dengan pukul 19 : 30 dikota pekanbaru perselingkuhan itu terjadi.

Saya sudah dua kali ke Bengkalis mencari S di kantornya, namun bagai ditelan bumi, S tidak pernah ditemui, saya tak tingal diam saya mencari S kerumahnya yang berada di pasir putih pekanbaru, namun S tak juga ada.dirumah, saya bertemu dengan istri dan anak anak S, saya menceritakan pada istri S apa yang terjadi, jujur saja, kalau hari itu saya jumpa dengan S, gak tau lah apa yang terjadi, S mengaku duda pada istri saya,dan S tau kalau P istri saya,apakah ini contoh yang baik yang diberikan seorang panitra,sekarang rumah tangga saya hancur,saya bercerai dengan istri saya,panitra yang tidak bermoral itu harus diberi pelajaran ucapnya.

Saya tidak akan tinggal diam,saya melaporkan dan memberikan semua bukti bukti dan saya berharap S mendapatkan hukuman yang pantas, karena seorang panitra tidaklah pantas merebut istri orang dan menghancurkan rumah tangga orang. Ok mbak kalo ada yang kurang jelas, nanti bisa tlpn saya lagi,ucap Sucipto dan menutup telepon selulernya

Kemudian awak media pun mencoba menghubungi S melalui telepon seluler, S menjawab telepon tersebut,awak media pun mencoba mengkonfirmasi terkait laporan Sucipto SH .MH tersebut,namun S yang bekerja sebagai panitra itu pun membantah kalo itu tidak benar,dan jangan diberitakan,saya tidak bisa menjawab,karena atasan saya melarang saya untuk bicara kepada wartawan,kalo mau jumpa sama saya ya saya mau,tapi silaturahmi saja,jangan tanya soal laporan itu ucapnya,namun sekali lagi awak media mengatakan,ingin konfirmasi informasi laporan tersebut, S langsung menjawab atasan saya tidak izinkan saya menjawab pertanyaan apa pun terkait laporan itu,saya gak bisa bicara apa apa,atasan tidak memberi izin pada saya ucapnya dan telepon pun ditutup.

Sampai berita ini ditayangkan,belum ada penjelasan dari S selaku panitra pengadilan Bengkalis,ada apa?…bersambung… (red)