Beranda SOSIAL BUDAYA Diduga Dana Reflanting Tahun 2020 di Mateng Ditilap

Diduga Dana Reflanting Tahun 2020 di Mateng Ditilap

BERBAGI

Buser24jam.com, Mamuju Tengah (Sulbae)-Peremajaan Kelapa Sawit (Reflenting) Kembali jadi Sorotan dari anggota Petani Sawit Gapoktan Sehati Desa Babana Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah, Pasalnya Sejak tahun 2020 yang dijanjikan ketua Gapoktan Edi Purnomo sampai saat ini Belum terealisasi sepenuhnya.

“Sementara kita ketahui bantuan perhektarnya Rp.30.000.000 dana ini diperuntukkan bagi petani yang melakukan peremajaan kelapa sawit (Reflanting)”

Saat dikomfirmasi salah seorang Petani Sawit Gapoktan Sahati Abdul Rifa, membeberkan, baru satu kali bantuan yang sampai kepada kami itupun bulan Desember 2021 sebanyak Rp.2.000.000 Alasan kelompok ini baru biaya Pestisida dan penanaman.katanya

“Sementara untuk tumpang sarinya berupa bibit jagung untuk pengganti tanaman selama tenggang waktu delapan bulan itu tidak ada”

BACA JUGA:  Pastikan Kondusif, Bhabinkamtibmas Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Di Desa Binaan

Kami selaku Petani Sawit sangat dirugikan Gapoktan Sehati sebab sampai saat ini Reflanting tidak berjalan dengan baik.

Saya beraharap Gapoktan Sehati segera menyelesaikan bantuan kepada petani agar apa yang diharapkan oleh petani dapat terwujud dengan baik

Dan apabila Gapoktan Sehati tidak dapat menyelesaikan persoalan petani ini maka kami akan lakukan langkah-langkah hukum.ungkap Rifa.

Ditempat yang terpisah dikomfirmasi via telpon Susanto Nurudin Selaku Fasilitator program Reflenting, menjelaskan bahwa Tumpang Sari atau Bibit jagung,dan Racun rumput sudah disalurkan ke kelompok Sehati itu tergantung pengurus kelompoknya itu sendiri.katanya

Lanjut Susanto” Bantuan untuk petani perhektarnya Rp.30.000.000.tapi ada tahap-tahapanya saat ini sudah tahap penanaman tiga bulan kemudian ada pemupukan dan herbisida racun hama

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Polsek Tobadak Sambang Pasar Dan Binluh Juru Parkir Di Pasar Mahahe

Sementara dibulan Desember 2021 yang dibayarkan petani Rp.2.000.000 perhektar untuk biaya penanaman

Untuk diketahui Gapoktan Sehati mengelola delapan puluh hektar Sawit Reflenting dengan anggota Sebanyak lima puluh orang.Tutup Susanto.(irham/Hamsah)

Editor:Andi Saputra