Beranda FAKTA & PERISTIWA Ada Proyek Siluman Tanpa Plang Anggaran di Desa Siempat Rube

Ada Proyek Siluman Tanpa Plang Anggaran di Desa Siempat Rube

BERBAGI

Buser24jam.com,Pakpak Bharat:
Pembangunan irigasi Mungkur Raden desa siempat rube IV kecamatan siempat rube kabupaten pakpak Bharat Sumut,jumat 18/12/2020 setelah awak media mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak mau disebut namanya mengatakan kalau bangunan irigasi Mungkur raden tidak memiliki Plang dan tidak sesuai dengan gambar.

Team awak media langsung melakukan investigasi ke lokasi bangunan irigasi Mungkur Raden tersebut,guna melakukan pengecekan pembangunan irigasi persawahan desa siempat rube IV.

Dan team awak media langsung menyambangi konsultan bangunan berinisial D (32 tahun) guna mengkonfirmasi setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Konsultan bangunan irigasi Mungkur Raden berinisial D (32 tahun) mengatakan kalau bangunan tersebut sudah sesuai dengan gambar bangunan setelah di adakan perubahan gambar.

Namun masyarakat desa siempat rube IV tidak dapat menerima hasil perubahan gambar tersebut,karena yang dimana kata masyarakat yang tidak mau disebut namanya mengatakan perubahan gambar tersebut tidak sesuai dengan hasil keputusan musyawarah masyarakat.

Setelah selang beberapa waktu kemudian awak media menuju kediaman ketua P3A P (50 tahun) mengatakan kalau pihaknya tidak mengetahui adanya perubahan gambar irigasi Mungkur Raden yang di buat oleh pihak konsultan,namun jikalau pun ada perubahan tersebut,
ketua P3A menolak perubahan gambar tersebut,alasannya dikarenakan di bagian hulu sering terjadi longsor sebab kegiatan tersebut di geser ke arah Hilir,

Sebelumnya team awak media sempat mengkonfirmasi pekerja bangunan irigasi Mungkur raden,lantas katanya masa kerja mereka tersisa tiga hari lagi.namun menurut ketua P3A masa kerja mereka berakhir pada hari ini Jumat 18/12/2020,dan ketua P3A juga sempat mengatakan jikalau irigasi Mungkur Raden selesai dibangun.irigasi tersebut mengairi persawahan desa siempat Rube IV dengan luas 30 hektar,namun ketua P3A tersebut menghawatirkan irigasi tersebut belum dapat di fungsikan .(DP)