Beranda SOSIAL BUDAYA Desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe Sangat Berduka atas Meninggalnya Nurani Sebagai Kepala Desa

Desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe Sangat Berduka atas Meninggalnya Nurani Sebagai Kepala Desa

BERBAGI

Buser24jam.com, Tanah Karo :Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo diawal Pandemi Covid 19 dinobatkan sebagai Desa Tangguh, dikarenakan kedisiplinan masyarakatnya dalam memerangi Penularan dan Penyebaran Virus Corona. Perihal Desa Tangguh itu sempat viral di media, baik media sosial, media online bahkan media elektronik, Kepala Desanyapun mendapatkan penghargaan langsung dari Kapolda Sumut.

Sekarang Desa Kandibata kembali viral, akan tetapi bukan lagi masalah Desa Tangguh, kini terlihat beberapa spanduk dengan bahasa Karo yang sedikit dapat diartikan ” Turut Berduka Cita atas Kebijakkan Kades Kandibata, Puji Tarigan yang memberikan izin atas pengeboman yang dilakukan Proyek milik asing di ( PLTH ) yang bergerak dibidang pembangkit listrik.

Menurut cerita warga Kandibata, hampir setiap malam terdengar ledakan dinamit dari pembangunan proyek tersebut. Bagi warga yang tidak kuat jantungnya apalagi para orang tua yang sudah lanjut usia tentu hal ini menjadikan mereka gemetar ketakutan, tak ubahnya seperti di zaman perang, kata mereka pada awak media ini melalui pesan WhatsApp pada Kamis 09/09.

Masyarakat merasa seakan – akan dihianati oleh saudara sendiri, karena terjadinya pengeboman tersebut atas restu Kepala Desa, Puji Tarigan bersama 5 orang keroninya. Masyarakat dan BPD tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan ini, tidak ada musyawarah ataupun mufakat, tahu – tahu sudah terdengar suara ledakan – ledakan tersebut, hingga membuat rumah – rumah penduduk bergetar, dan hatipun ikut bergetar karena suara bom yang menakutkan itu, kata warga yang meminta untuk tidak dituliskan namanya diberita ini.

Sementara Bryan Tarigan juga ikut mengatakan, kami warga Kandibata sekarang tidak lagi melawan penyakit corona melainkan melawan penyakit Jantung yang bisa – bisa mati mendadak karena suara ledakan – ledakan DINAMIT yang di lakukan oleh Proyek Milik WONG FE HUNG , BRUCE LIE DKK, katanya sambil tertawa menutupi kesedihan.

Lanjut Bryan, Bupati Karo Ibu Cory Sebayang harus turun tangan dalam menyelesaikan persoalan ini, sebelum terjadi pertumpahan darah, karena masyarakat sudah mulai marah akibat ketakutan akan suara ledakan – ledakan tersebut, tambahnya.

Sedangkan Kepala Desa Kandibata, Puji Tarigan sampai berita ini dikirim ke meja redaksi tidak memberikan jawaban, ditelponpun tidak diangkat. ( Naik Bangun)