Beranda NASIONAL Bupati Kampar Serahkan 16 Unit Rumah Layak Huni

Bupati Kampar Serahkan 16 Unit Rumah Layak Huni

BERBAGI

KAMPAR,(Buser24jam.com) – Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH menyempatkan diri dengan acara simulasi serahkan sebanyak 16 Unit Rumah layak huni di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu.

Program Bupati yang sangat dipuji dikalangan masyarakat tidak mampu ini, menciptakan suasana senang dan gembira bagaimana tidak, masyarakat Teratak Buluh menantikan Kunjungan Bupati kekampung Koto Desa Teratak Buluh, Kamis (10/12/2020).

Rombongan Bupati Kampar yang tiba pukul 15.00 Wib, disambut masyarakat Desa Teratak Buluh, yang juga dihadiri Camat Siak Hulu Fajri Hasbi S.STP, MSi didampingi Srkcam bustamar SPd, Kapolsek Siak Hulu Zulkarnain, SE didampingi Kani intel IPDA Sopongi dan Bhabinkamtibmas, Danramil 06/SH Kapten Arh Irwanto beserta anggota, 12 Kepala Desa sekecamatan Siak Hulu.

Tokoh masyaarakat, Ninik Mamak dan 16 Kepala Keluarga (KK) Penerima Rumah Layak Huni. Pada kesempatan pertama Camat Siak Hulu Fajri Hasbi S.ST, MSi menyampaikan dengan adanya Program bantuan Rumah layak huni dari Bupati ini.

“Banyak masyarakat yang terbantu dikabupaten Kampar. Untuk ini kami dari Kecamatan Siak Hulu, mengucapkan terima kasih atas terbantunya 16 Keluarga di desa Teratak Buluh mendapat Rumah Layak Huni,” ucap Fajri.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH dalam sambutan mengatakan, Program Program Kabupaten dalam rangka mengentaskan kemiskinan, debgan membantu masyarakat yang belum memiliki Rumah Layak Huni.

Untuk itu Prgram Program seperti akan kita teruskan untuk tahun kedepannya. Ada sekitar 1441 Unit rumah yang belum terlaksana pembangunannya. Mudah mudahan ditahun depan kami akan berusaha untuk membangun 500 Unit lagi.

“Semoga apa yang kami harapkan bisa terlaksana untuk dapat memimpin Kabupaten Kampar”, kata Catur.

Sementara dari pihak 16 Keluarga Penerima bantuan yang diwakili Ibu jusmali, mengucapkan Terima kasih yang tak terhingga atas apa yang sudah diberikan bapak Bupati kepada keluarga yang kurang mampu.

Dulunya rumah kami sering bocor bocor dan dinding papan sudah keropos, kini sudah menjadi permanen Jelasnya***(Yuli)