Beranda FAKTA & PERISTIWA Bangunan Dermaga Apung Di Danau Toba Tidak Sesuai Dengan Fasilitasnya

Bangunan Dermaga Apung Di Danau Toba Tidak Sesuai Dengan Fasilitasnya

BERBAGI

Buser24jam.com, Dairi (Sumut) – Pembangunan kawasan Dermaga Wisata (Dermaga Apung) di Danau Toba, Desa Silalahi II Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, yang sumber dari dana DAK tahun 2019.

Pembangunan dermaga meliputi, titik labuh di Desa Silalahi II Kec Silahisabungan dengan biaya Rp.2.073.000.000.

Pembangunan tempat Parkir di Desa Silalahi II Kecamatan Silahi Sabungan dengan biaya Rp798.484.640,71 dan pembangunan Toilet di Silalahi II Kecamatan Silahisabungan dengan besar anggaran Rp448.857.939,89.

Dermaga yang dibangun tahun 2019 kini sebatas tempat berfoto selfi. Pembangunan dan fasilitas dermaga tersebut hingga kini hanya menjadi tempat selfi dan tempat bermain anak-anak setempat.
Pantauan Buser24jam.com di lapangan, sejumlah fasilitas sudah rusak diantaranya halte dan toilet sehingga membutuhkan perawatan terutama perbaikan toilet. Selain itu, toilet terkesan jorok, padahal dermaga belum difungsikan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Dairi Mahadi Kudadiri melalui Kabid Pariwisata Ritmo Padang BTh dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, Jumat (30/07/21) mengatakan, dermaga apung dalam keadaan baik dan belum dikelola karena fasilitas belum tersedia, karena keberadaanya adalah untuk Dermaga Pariwisata seperti jetsky, banana boat, kano, solu bolon dan sepeda air.

“Karena peralatannya belum ada dan termasuk sumber daya pengelola pun belum tersedia sehingga belum dapat dioperasikan,” sebut Ritmo Padang.

Namun, disebutkan Ritmo Padang, untuk pengoperasian dermaga tersebut, anggaranya sudah diusulkan, termasuk pengusulan sumber daya profesionalnya.(®)