Beranda SOSIAL BUDAYA Berdalih tak Punya Data, BPBD tidak Salurkan Ribuan Terpal

Berdalih tak Punya Data, BPBD tidak Salurkan Ribuan Terpal

BERBAGI

Buser24jam.com, Kota Mamuju (Sulbar) -Ribuan terpal tidak disalurkan ke pengungsian pascagempa magnitudo 6,2. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat, malah berdalih tak punya data.

“Kami tidak memiliki data pengungsi, beberapa kali kami meminta ke camat tapi tidak diberikan,” dalih Darno Majid.

Menurut Kepala BPBD, sekitar Rp300 juta rupiah dari donasi telah dibelanjakan untuk membeli 5000 terpal. Namun, hanya 1000 yang disalurkan dan tersisa 4000 terpal terpaksa ditampung.

Sebanyak 4000 terpal kini hanya menumpuk di BPBD Sulawesi Barat. Padahal, warga penyintas gempa masih butuh terpal tersebut. Kondisi ini membuat DPRD geram atas ulah BPBD dengan dalih tak memiliki data pengungsi.

“Kasihan pengungsi gempa Sulbar, mereka membutuhkan terpal malah tak disalurkan,” kata Ketua Pansus Pengawasan Anggaran dan Penyaluran Logistik DPRD Sulbar, H Sudirman, dalam rapat pansus bersama sejumlah OPD termasuk BPBD, Senin, (15/02/2021)

Pansus menyesalkan hal tersebut, lantaran anggaran bencana hasil donasi dari sejumlah relawan dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia mencapai 2,8 miliar, hanya terpakai 1,2 milyar. Sisa dana bantuan itu masih 1,6 milyar.

“Sungguh terlalu, pengungsi menderita malah pembuat kebijakan santai santai saja,” tegas Sudirman.

Diketahui, donasi itu disimpan pada dua rekening yakni rekening BPBD Sulbar di Bank Mandiri dan rekening Kas Daerah Pemprov Sulbar di Bank Sulselbar.

Namun, Darno menyebut seluruh pengeluaran itu diperuntukkan untuk membiayai kebutuhan masyarakat Sulbar yang terdampak gempa bumi.

Dalam rapat tersebut, baik ketua maupun anggota pansus menyesalkan tindakan Kepala BPBD lantaran terlalu lamban menangani para penyintas gempa di pengungsian.

“Masyarakat, para pengungsi berteriak butuh terpal untuk membuat tenda, eh tendanya malah tidak dibagi, ada apa ini. Ingat pak ini semua berasal dari sumbangan orang, jangan main-main dengan hal ini. Sepeser uang yang keluar harus dipertanggungjawabkan. Kalau ini tidak disalurkan dan ditumpuk saja ini akan mubassir,” kata politisi partai Golkar asal Mamasa ini.

Ketua Pansus mewanti-wanti BPBD Sulbar untuk segera menyalurkan terpal tersebut. Sudirman juga berharap agar BPBD Sulbar membangun kordinasi atau komunikasi yang baik dengan BPBD di tingkat kabupaten, khususnya kabupaten yang terdampak gempa sehingga tugas-tugasnya dapat berjalan dengan lancar.

Menanggapi hal itu, Kepala BPBD Sulbar Darno Majid beralasan tidak disalurkannya terpal tersebut karena data penerima yang tidak ia kantongi. Darno menjelaskan, sudah berulang kali meminta data kepada para camat saat rapat, namun tidak memperolehnya.(Dir/AS)